Cegah ISPA dengan Masker

by -

KOBA – Guna menanggulangi resiko terjangkit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Maka Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mulai membagikan ribuan masker gratis untuk masyarakat.
Kepala Dinkes Bateng, dr. H. Bahrun Siregar mengatakan, jika pihaknya saat ini mulai membagikan masker kepada masyarakat dan akan dilakukan secara kontinyu sebagai upaya menanggulangi terkena ISPA akibat kabut asap tebal belakangan ini. “Hampir di semua wilayah Kabupaten Bateng diselimuti kabut asap, namun titik terparah yang acapkali diselimuti kabut asap tebal saat ini adalah mulai dari Kecamatan Koba dan Kecamatan Namang. Mengantisipasi hal ini, kami pun dalam pekan ini telah membagian ribuan masker kepada masyarakat di Kecamatan Koba dan Namang serta akan dilakukan secara kontinyu ke kecamatan lainnya di Bateng,” ujar dr. Bahrun kepada Radar Bangka, Sabtu (12/9) kemarin.
Diungkapkan dr. Bahrun, bahwa kabut asap tebal dan mengganggu saluran pernafasan akhir-akhir ini muncul, akibat banyaknya kebakaran hutan dan lahan baik itu yang terjadi di pulau Bangka sendiri hingga kabut asap kiriman dari luar pulau. “Di beberapa titik terparah seperti di ruas jalan Desa Namang, Kurau, Palempat, Penyak hingga Arung Dalam kabut asap pekat yang terjadi saat ini pada malam hari diatas pukul 21.00 WIB sangat mengganggu jarak pandang pengendara di jalan raya dengan jarak pandangan maksimal 3 meter saja, belum lagi membuat mata perih dan menyesakkan nafas bagi pengendara motor,” ungkapnya.
Selain itu, dr. Bahrun pun menghimbau kepada masyarakat Bateng untuk senantiasa selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak terserang penyakit Ispa yang rentan terjadi pada musim kemarau seperti sekarang ini. “Peningkatan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan menjaga pola makan yang seimbang, dengan melakukan berolahraga secara teratur dan beristirahat yang cukup, serta menggunakan masker saat bepergian keluar rumah,” himbaunya.
Dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh, diharapkan tentunya dapat menghindarkan masyarakat dari berbagai penyakit terutama Ispa yang kerap kali muncul pada saat musim kemarau ini. “Hingga saat ini, jumlah penderita Ispa di Bateng masih minim hal itu dikarenakan masyarakat pada umumnya sudah mampu mengantisipasi penyakit tersebut secara mandiri, selain itu kesadaran masyarakat memakai masker meningkat,” tandas dr. Bahrun. (and)