Cek Rekening Ketua KPU Batal

*Infonya, Fahrurrozy Konsultasi ke MK
*PDIP akan Laporkan KPU & Bawaslu

RENCANA pengecekan Rekening Ketua KPU Bangka Belitung (Babel), Fahrurrozy dan istri, kemarin batal dilakukan. Pasalnya, pemilik rekening Bank Mandiri itu sedang melakukan dinas luar ke Jakarta.

Kabarnya, Ojik (sapaan akrab,red) diketahui sedang melakukan konsultasi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Diuraikan Koordinator divisi penindakan dan pelanggaran sentra Gakkumdu Provinsi Babel, Zul Terry Apsupi kepada wartawan kemarin, awalnya bersama-sama ketua KPU Babel pihaknya akan mengkroscek saldo rekening itu. Namun karena yang bersangkutan keluar daerah, niat tersebut ditunda hingga kepulangannya ke Pangkalpinang.

RajaBackLink.com

“Jadi tadi kita antar suratnya ke Sekretariat KPU Babel. Niatnya mau bersama-sama ngecek rekening. Tapi terpaksa ditunda karena yang bersangkutan sedang berada di Jakarta,” imbuhnya.

“Setelah dia (Ojik,red) pulang nanti akan sama-sama kita cek,” katanya.

Baca Juga : Korupsi Homestay 2 PNS Babar Divonis Bersalah

Komisioner KPU Babel Davitri ketika dikonfirmasi tadi malam membenarkan bahwa surat tersebut dengan agenda mengundang untuk mengecek rekening ketua KPU Babel, telah diterima KPU Babel.  “Tadi lagi makan. Pihak sekretariat yang menerimanya,” kata Davitri singkat.

Sebelumnya, wartawan harian ini diminta untuk melakukan pendampingan pengecekan rekening milik Ketua KPU Babel itu sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun hingga siang, tidak ada pergerakan jelas dari sentra gakkumdu Babel maupun Bawaslu Babel.

Baca Juga:  Kemarau Mengancam!

Hal ini dilakukan agar tidak timbul fitnah di tengah masyarakat dan persoalan ini dapat segera diselesaikan. Dimana sebelumnya ada laporan masyarakat masuk ke Sentra Gakkumdu Babel, terkait permintaan mahar oleh salah satu Komisioner KPU kepada salah satu pendukung Paslon untuk memenangkan Paslon itu dalam Pilkada 2017 lalu.

Meski laporan itu ditarik, sesuai aturan Sentra Gakkumdu terus melanjutkan penyelidikan. Hingga 5 hari setelah laporan itu diterima, Sentra Gakkumdu memutuskan untuk tidak melanjutkan laporan ke tahap penyidikan. Karena tidak memenuhi unsur, dan saksi-saksi tidak dapat dihadirkan.

PDIP akan Laporkan KPU & Bawaslu
Belum usai masalah penyecekan rekening, Wakil Ketua PDIP Babel Bidang Hukum Iwan Prahara menegaskan pihaknya akan melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Babel dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Babel, atas penyelenggaraan Pilgub 15 Februari lalu. Iwan menilai dalam pelaksanaan pilkada di Babel banyak ditemukannya indikasi pelanggaran serta kecurangan.

Hal itu pun sebelumnya telah dilaporkan PDIP ke Bawaslu, namun dijelaskan Iwan sampai saat ini laporan tersebut tidak ditindaklanjuti. “Kalau untuk indikasi pelanggaran dan kecurangan banyak, kita sudah melaporkan ke Bawaslu Babel. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” ungkapnya, Rabu (1/3) kemarin.

Baca Juga:  Letkol Nav Sunardi Komandoi Lanud ASH, Gantikan Letkol Pnb Akal Juang

Atas dasar itu pula menjadi alasan PDIP akan melaporkan penyelenggara pilkada ke DKPP. Namun tindakan itu akan diambil menunggu hingga telah ditetapkannya pasangan pemenang Pilkada. “Kita berencana akan laporkan pihak penyelenggara ke DKPP dan sudah kita masukan laporannya. Akan tetapi pihak DKPP pun akan menindaklanjuti laporan tersebut apabila sudah ditetapkannya pemenang,” jelasnya.

Sementara, Iwan mengatakan pihaknya tidak akan mengajukan gugatan terhadap hasil perhitungan suara pemilihan gubernur. “Kami tidak akan mengajukan gugatan karena kekalahan paslon nomor 2 cukup signifikan,” ujarnya, Rabu (1/2) kemarin.

Menurut Iwan alasan tidak dilakukannya gugatan tersebut dikarenakan Undang-undang Mahkamah Konstitusi saat ini tidak lagi mengadili sengketa yang berkaitan dengan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (Tsm). Tetapi mengadili terkait sengketa perolehan suara, tetapi itu juga dibatasi. “Berdasarkan Undang-undang Mahkamah Konstitusi, hanya mengadili sengketa perolehan suara itu saja dibatasi. Kalau untuk di Babel dibatasi 2 persen,” tandasnya.(tob/bai)

Rate this article!
Tags:
author

Author: