Ciptakan Belitung Kondusif, Satpol PP Amankan 3 Gerigen Berisi Arak di Pelempang Jaya

by -
Ciptakan Belitung Kondusif, Satpol PP Amankan 3 Gerigen Berisi Arak di Pelempang Jaya
Kasatpol PP Belitung, Azhar saat menunjuk barang bukti yang diamankan, Selasa (7/1/2020).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Baru satu bulan tinggal di Jalan Aik Pelampang Timur, Desa Pelempang Jaya, HF (49) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung, Selasa (7/1/2020).

Diamankannya HF ini lantaran menyimpan 1 gerigen kosong dan 3 gerigen berisi minuman berakohol jenis arak serta ratusan botol plastik (botol air mineral) kosong di dalam kamar rumahnya.

Kasat Poll PP Kabupaten Belitung, Azhar, mengatakan, diamankannya arak tersebut itu berdasarkan laporan dari masyarakat.

“Setelah kita tahan, katanya barang tersebut (arak) milik dari temannya HF yang dititipkan di rumahnya,” katanya kepada belitongekspres.co.id, Selasa (7/1/2020) lalu.

Kemudian, kata Azhar, berdasarkan laporan tersebut, menurutnya penangkapan HF ini diduga merupakan distributor yang cukup besar. Namun, lanjutnya, tidak dijual di Belitung melainkan dialihkan ke Belitung Timur.

Terkait penangkapan ini, lanjut Azhar, pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). Apabila data dan semuanya lengkap bisa jadi dibawa ke ranah Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Terkait tentang HF diberikan pembinaan atau semacamnya masih dilakukan pendalaman,” kata Azhar.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih menjaga dan mengawasi lingkungan sekitar. Apabila ada aktivitas yang mencurigakan, silahkan langsung menghubungi Satpoll PP.

“Karena sesuai dengan tugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) agar terciptanya kabupaten Belitung yang kondusif,” pungkas Azhar.

Sementara itu, Ketua RT 15, Sutrisno, mengatakan, ia tidak pernah melihat adanya aktivitas penjualan arak tersebut selama HF tinggal di Desa Pelempang Jaya.

“Sudah sekitar satu bulan dia (HF) tinggal di sini. Namun saya tidak pernah lihat, biasa – biasa saja. Dia juga kan kakinya pernah patah habis jatuh,” sebut Pak RT.

Editor: Subrata
Reporter: Faizal