Citra di Vonis 4 Tahun

by -

*Terbukti Langgar UU Narkotika, Terdakwa Mengaku Pasrah

TANJUNGPANDAN-Citra sempat meneteskan air mata saat Majelelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Andre Partogi SH, membacakan putusan hukuman atau vonis terhadap dirinya. Terdakwa kasus penyalagunaan narkoba ini diputus empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider satu bulan kurungan.
Sidang yang digelar di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (4/3) kemarin, dibuka untuk umum. Pantauan Belitong Ekspres di persidangan, terlihat rekan-rekan Citra hadir memberikan dukungan moril kepada terdakwa. Bahkan mereka juga terlihat meneteskan air mata saat hakim memutus Citra dengan hukuman empat  tahun penjara dan denda 800 juta atau diganti dengan satu bulan kurungan.
Setelah Citra diputus,  Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tanjungpandan,  menyatakan pikir-pikir atas putusan Majelis Hakim atas terdakawa. Hakim Ketua sidang Andre Partogi mengatakan, dirinya memutus Citra empat tahun penjara dan subsider 1 bulan kurungan dianggap sebagai keputusan yang wajar karena Citra telah melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 112.
“Kami tidak bisa menurunkan hukuman lagi, karena tuntutan dari pasal 112, minimal empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta,” ujar Andre di hadapan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Anggoro dan Pengacara Citra, Heriyanto SH.
Menurut Andre, hal-hal yang memberatkan, Citra telah terbukti melanggar program negara tentang pemberantasan narkoba. Selain itu, hal-hal yang meringgankan, selama di persidangan terdakwa bersikap sopan dan memberikan keterangan sebenarnya.
“Untuk masalah barang bukti, berupa satu buah Handpone dan tas berwarna coklat, serta rokok di dalamnya terdapat  sabu miliknya, dirampas dan dimusnahkan oleh negara. Sedangkan kendaraan motor metik dikembalikan ke terdakwa” katanya.
Sementara itu, Terdakwa  Citra nampaknya pasrah menerima putusan Majelis Hakim. “Saya terima, putusan tersebut,” ujar Citra.
Terpisah, JPU Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Anggoro seizin Kajari Tanjungpandan Nova Elida Saragih mengatakan, dirinya tidak bisa memutuskan dan meng-iyakan putusan Majelis Hakim yang menvonis Citra empat tahun penjara. Termasuk memotong satu bulan dari subsider dua bulan kurungan menjadi sebulan kurungan.
Saat ini saya belum bisa berkomentar banyak mengenai masalah ini. Kami akan berkordinasi dulu dengan Kajari, mengenai putusan ini. Minggu depan baru kami beri jawaban,” pungkasnya.(kin)