Cocok Ditanam di Beltim

by -

GANTUNG – Kepala Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Bangka-Belitung, Dr. Rubiyo, Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri T Purnama, dan Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (DP3) Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, H. Toni Batubara melakukan panen raya padi Inbrida Padi Rawa (Inpara) 2, Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) 24 dan Inpari 29, pada Kamis (3/9).
Padi yang dipanen pada 15 hektar areal persawahan Danau Nujau Desa Gantung, Kecamatan Gantung, ini merupakan padi varietas unggul yang diujicobakan.
Kepala BPTP Babel Kementerian Pertanian RI mengungkapkan, Padi Inpara 2, Inpari 24 dan Inpari 29 cocok untuk ditanam di Kabupaten Beltim. Ia bahkan menilai ketiga padi jenis ini sangat adaptif untuk dikembangkan di tanah Beltim yang cenderung berair.
“Padi-padi ini sangat sesuai ditanam di sini, karena di sini daerah salin, kemudian genangannya kalau musim hujan sangat-sangat tinggi. Dari hasil ujicoba itu ternyata hasilnya sangat bagus dan memuaskan,” ungkap Rubiyo.
Ia menjelaskan, padi sumber inovasi dari BPTP ini memiliki umur panen 111 hari. Dari tiap hektar sawah, padi-padi yang ditanam akan menghasilkan 5-6 ton beras. Kedepannya, Ia berharap dapat diberdayakan oleh para petani di Kabupaten Beltim.
“Kita berharap ini menjadi salah satu sumber inovasi bagi teman-teman petani, yang dapat dikembangkan menjadi varietas yang adaptif di sini. Kita juga dari BPTP akan terus membantu untuk mengembangkan inovasi-inovasi lainnya,” ujarnya.
Kepala DP3 Provinsi Kepulauan Babel yang mewakili Gubernur Kepulauan Babel, H. Rustam Efendi memuji kerja keras semua pihak yang sudah ikut mensukseskan panen raya ini.
“Kegiatan ini merupakan hasil kerja keras dari BPTP, para petani, penyuluh dan didukung oleh banyak pihak. Kita dari provinsi hanya menjalankan program Upsus. Intinya apa yang dipercayakan oleh pemerintah pusat akan kita jalankan sebaik-baiknya,” papar Toni.
Untuk mendukung kegiatan ini, Mantan Kadin Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung ini menyatakan akan memberikan bantuan benih padi satu ton kepada para petani.
“Dalam kegiatan ini khususnya hari ini untuk menyiapkan benih yang dibagikan kepada para petani. Benihnya sebanyak satu ton nanti kita sebar. Apalagi di sini akan dibuka lahan sawah 1000 hektar. Hasil ini akan membuat Kabupaten Beltim mampu swasembada pangan,” kata Toni.
Di sisi lain, Jajaran TNI melalui Kodim 0414/BLT, sebelumnya sudah bersama-sama membangun Forcemen guna menindaklanjuti saluran irigasi yang bisa mengalir di persawahan Danau nujau tersebut.
Dandim Letkol Arh Marthen Verny R, S.E, melalui Danramil 03/Gantung, Kapten Safrin, mengatakan jajarannya sudah membantu mengerjakan pembuatan Forcemen yang dibuat di Kecamatan Gantung pada 2 desa yaitu di Desa Gantung dan Desa Selinsing. (feb)