Curi Motor di Kolong Keramik, Duda Ini Ngaku untuk Dipakai Kerja

by -
Curi Motor di Kolong Keramik, Duda Ini Ngaku untuk Dipakai Kerja
Polisi saat mengamankan tersangka Isradi, Kamis (18/2) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Mengaku hanya ingin melihat musik, Isradi (51) warga Air Pancor, malah nekat mencuri sepeda motor di Kolong Keramik Tanjungpandan, Minggu lalu. Jajaran Satreskrim Polres Belitung, berhasil menangkap duda ini di kawasan Kelapa Kampit, Kamis (18/2).

Peristiwa ini berawal saat korban Eko (32) menghadiri acara pesta pernikahan di Gedung Kolong Keramik. Setiba di lokasi, dia memarkirkan sepeda motor matiknya di area parkir gedung tersebut.

Pada saat hendak pulang, sepeda motor yang dia parkir sudah tidak ada. Lalu pria ini berusaha mencari, namun tidak ketemu. Hingga akhirnya korban melaporkan peristiwa hilangnya motor ke Polres Belitung.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Adi Pradana mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut pihaknya langsung melakukan pencarian, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Tadi (kemarin,red) ada yang melihat motor tersebut di kawasan Air Pancor. Lalu anggota datang ke lokasi. Namun berdasarkan informasi, motor tersebut dibawa oleh pelaku ke wilayah Kelapa Kampit Beltim,” terang AKP Chandra kepada Belitong Ekspres.

Mendapat informasi dari masyarakat, Jajaran Satreskrim Polres Belitung menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Belitung. “Pelaku sudah diamankan. Namun kita masih lakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Isradi mengakui perbuatannya. Awalnya ia tidak ada niat untuk mencuri. Saat itu, pelaku usai mengantar saudaranya berenang lalu mampir ke tempat resepsi pernikahan di Gedung Kolong Keramik.

Tujuan awalnya hanya untuk melihat musik. Lalu saat hendak pulang, dia melihat sepeda motor terparkir dengan kondisi kunci tidak tercabut. Tanpa pikir panjang, dia langsung membawa motor matik tersebut.

“Motor saya bawa ke Pilang. Pamer ke teman-teman. Motor ini tidak saya jual. Melainkan untuk kerja sehari-hari. Pekerjaan saya kuli bangunan. Saya sebenarnya mau beli motor. Tapi tidak ada uang. Lalu kebetulan saat itu ada motor di depan saya. Ya saya langsung ambil untuk kerja sehari-hari,” ungkapnya. (kin)