Dalihnya Bantu Orang Tua, Dua Mobil Rental Digadai

by -
Dalihnya Bantu Orang Tua, Dua Mobil Rental Digadai
Polisi saat menunjukan tersangka dan barang bukti mobil.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Alasan membantu orang tua dan membuka distro baju serta terlilit hutang, seorang pria bernama Irpan (30) warga Jalan Saidan Tanjungpandan, nekat melakukan penggelapan mobil. Yakni menggadaikan dua mobil yang dia rental.

Akhirnya, ia harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjungpandan. Hingga akhirnya buruh swasta ini berhasil diamankan di Terminal Tanjungpandan, Sabtu (29/8) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan Ipda I Made Wisma mengatakan, peristiwa ini berawal saat Irpan merental mobil Avanza B 1928 WOB milik Suhendra (41) warga Jalan Kutilang, Desa Air Pelempang Jaya.

Akan tetapi saat merental, dia menyuruh rekannya bernama Dadan pada pertengahan Agustus lalu. Kemudian, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini, kembali merental mobil kepada korban, Rabu (26/8) lalu.

“Namun kali ini melalui tangan rekannya yang bernama Kholil. Saat itu dia merental mobil Avanza yang sama. Namun plat nomornya D 1439 ADW,” kata Ipda I Made kepada Belitong Ekspres, di Mapolsek Tanjungpandan kemarin.

Dijelaskan I Made, awal mula terbongkarnya kasus ini saat korban melintas di salah satu rekannya yang bernama Adam yang berada di kawasan Tanjungpandan. Di tempat itu, dia melihat mobilnya yang berplat nomor D 1439 ADW.

Merasa curiga, akhirnya korban mendatangi Adam. Dan menanyakan mobil tersebut. Hingga akhirnya, Adam mengungkapkan asal usul mobil yang didapatnya. Adam mengaku mendapatkan mobil itu dari Irpan dengan gadai seharga Rp 11 juta.

“Setelah mendengar ungkapan itu, akhirnya korban kembali mengecek mobil yang satunya. Yakni berplat nomor B 1928 WOB. Setelah dicek, ternyata lagi-lagi mobil kembali digadaikan ke orang lain tanpa seizinnya,” jelas I Made.

Merasa dirugikan, kemudian korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tanjungpandan. Berbekal laporan tersebut, Jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan melakukan pencarian terhadap pelaku.

Setelah melakukan pencarian, akhirnya Unit Reskrim menemukan keberadaan tersangka di Terminal Tanjungpandan, Sabtu sore. Hingga akhirnya polisi menangkap tersangka dan membawanya ke Polsek Tanjungpandan untuk diperiksa.

Ipda I Made menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran faktor ekonomi. Sebab, di masa pandemi ini dia kesulitan mencari uang.

“Kemarin katanya untuk bantu berobat orang tuanya yang sakit. Kemudian alasan lagi mau buat distro. Saat ini, kita masih melakukan penyidikan terhadap tersangka,” tambahnya.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 372 atau Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP. Ancaman hukumannya lima tahun penjara. Dalam kasus ini korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 200 juta,” pungkasnya.

Sementara itu, Irpan mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukan perbuatan tersebut dengan dalih faktor ekonomi. Sebab ia terlilit hutang dan harus membayar beserta bunganya.

Dia menjelaskan, selain menggadaikan mobil milik Suhendra ada beberapa kendaraan lain yang juga digadaikan. Yakni sebanyak tujuh mobil. “Dari gadai itu terkumpul uang sekitar Rp 80 juta,” katanya. (kin)