Dampak Anjloknya Harga Timah

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

Omset Warkop Turun 50 Persen

foto A

 Warkop Atet Manggar yang nampak lelang.

MANGGAR – Anjloknya harga timah saat ini ternyata berimbas terhadap menurunnya omset pedagang di kawasan pasar Lipat kajang. Salah satunya dialami warung kopi tertua di Manggar Belitung Timur (Beltim).

Warung kopi lain Atet (66) yang terletak tak jauh dari pusat pasar Lipat Kajang, setiap paginya selalu ramai dikunjungi. Akan tetapi sejak harga timah anjlok pelanggan warkop ini berangsur sepi. Atet sang pemilik warkop mengaku omset warung kopinya pun jadi menurun drastis.

Baca Juga:  Jelang Puasa, Harga Ayam Alami Kenaikan

“Sejak dua bulan belakangan ini memang omset kami turun. Ini akibat anjloknya harga timah di pasaran dunia,” aku Atet kepada harian ini Minggu (14/2) pagi kemarin.

Atet mengungkapkan, warung kopi miliknya sebelum harga timah anjlok setiap bulan tiga dus (1.800 butir) telor ayam kampung ludes terjual. Namun kini hanya laku terjual 1 hingga 2 dus saja.

“Dulu sebelumnya kami mampu memesan telor ayam kampung 3 dus per bulannya. Tapi kini 2 dus pun itu tidak habis dan masih banyak tersisa. Ini sangat berpengaruh saat anjloknya harga timah,” beber Pria gempal berkacamata itu.

Baca Juga:  Aan Minta Polisi Tegas Tindak Penimbun BBM

Bukan hanya itu pengakuan Atet, omset warkop miliknya turun 50 persen dari sebelumnya. “Timah sangat memegang peranan dalam ekonomi masyarakat di Babel, apalagi Beltim. Sehingga saat harganya anjlok seperti saat ini berpengaruh terhadap omset kita,” terangnya.

Selain itu, warung kopi yang bisa menampung sekitar 80 orang, sebelumya juga bisa menjual sekitar 200 gelas. Tapi kini paling banyak mampu terjual 100 gelas perharinya. “Susah oh sekarang ini, tak seramai macam dulunye. Timah anjlok ekonomi masyaraka melemah,” kata Atet. (feb)

Rate this article!
Tags:
author

Author: