Wow, Pakai Emas Berlian Masih Dapat?

by -

foto kiri-Penerima PSKS bergelang emas dan punya HP canggih

Foto kirian:
PANTASKAH: Salah satu penerima dana PSKS yang memakai perhiasan emas.

TANJUNGPANDAN-Ratusan warga memadati Gedung Nasional (Genas) Tanjungpandan sejak Sabtu (11/4) pekan lalu. Selasa (14/4) kemarin pun kondisinya masih sama. Warga mengantri untuk mengambil dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sejumlah Rp 600 ribu per kepala keluarga (KK). Dana ini merupakan kompensasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM)

Namun ada yang cukup mengusik. Berdasarkan pantauan Belitong Ekspres, beberapa warga yang mengantri bisa dibilang tidak miskin amat. Mereka datang dengan sepeda motor bagus, memakai gelang emas, cincin emas, kalung emas, dan handphone android canggih.

Misalnya ibu berinisial Nn ini. Tangannya memakai dua gelang emas cukup besar dan juga menggunakan kalung emas lumayan besar. Ketika ditanyai wartawan, warga Desa Tanjung Binga ini mengaku juga orang miskin. “Rumah aku jak bang utan agik papan. (Rumah saya di dalam hutan),” kata dia sambil meminta namanya jangan ditulis lengkap.

Wanita ini mengaku sudah tiga kali mendapat bantuan serupa dari pemerintah. Uang senilai Rp 600 ribu itu akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Disinggung mengapa dia mendapatkan jatah, ia mengaku tidak tahu menahu. “Itu kan datanya dari pusat, ini kan hanya penampilan saja, tapi aku memang orang kurang mampu,” tambahnya.

Sementara Kepala Kantor Pos Tanjungpandan Sapta Agung Sadewa menjelaskan bahwa dirinya tidka berurusan dengan data. Kantor Pos tugasnya hanya membagikan dana untuk 7.535 keluarga miskin di Belitung.
“Datanya kami terima berupa data jadi dari pusat. Karena kita hanya terima data, jadi kita cuma mencairkan. Kalau masalah itu bukan wewenang kita, mungkin masyarakat sendiri saja yang tahu,” ujarnya.
Pencairan dana dilakukan hingga tanggal 16 April 2015 mendatang. Pencairan ini merupakan dana untuk bulan Januari-Maret. Sehari rata-rata seribu orang diundang untuk melakukan pencairan.

Meskipun setelah tanggal 16 April 2015, masyarakat pemegangan kartu masih bisa mencairkan dana. Caranya cukup datang ke Kantor Pos dengan membawa kartu. Dengan catatan warga yang hadir mereka yang tercatat di kartu. “Gak masalah karena ini sudah di rekening mereka jadi mereka bisa mengambil kapan saja,” pungkasnya. (ade)