Dandim Dukung Pariwisata Belitung, Mie Aceh Kini Hadir di Tanjungpandan

by -
Dandim Dukung Pariwisata Belitung, Mie Aceh Kini Hadir di Tanjungpandan
Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Mustofa Akbar bersama Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie memotong tumpeng sebagai tanda peresmian Kedai DWS, Minggu (28/2).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Guna mendukung kemajuan pariwisata Belitung khususnya di sektor kuliner, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0414/Belitung Letkol Inf Mustofa Akbar membuka usaha kuliner Mie Aceh. Kedai Darmawangsa (DWS), ini berlokasi di Jalan Depati Gegedek, Tanjungpandan.

“Alhamdulillah saya bersama rekan saya dari Aceh berinisiatif untuk mengembangkan kuliner Mie Aceh ini di Belitung,” ujar Letkol Inf Mustofa Akbar usai melakukan peresmian Kedai Mei Aceh kepada Belitong Ekspres, Minggu (28/2) kemarin.

Dijelaskan Dandim, adapun latar belakang dia beserta rekannya dalam mengembangkan usaha kuliner mie Aceh tersebut tidak terlepas dari potensi dan kemajuan pariwisata Belitung. “Semoga dengan adanya kuliner Mie Aceh ini akan menambah pilihan kuliner yang ada di Belitung dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” harapnya.

Dandim menambahkan, kedai yang beralamatkan di Jalan Depati Gegedek Tanjungpandan ini juga menyediakan berbagai kuliner khas Aceh. Mulai dari Mie Aceh, Nasi Goreng Aceh martabak, Teh Tarik, Teh Telor, dan juga ada aneka makanan menu Seafood.

Untuk mendapatkan makanan khas Aceh ini, harga cukup terjangkau. Misalnya, Mie Aceh dijual dengan harga Rp 18 ribu hingga Rp 25 ribu per porsi. “Karena Belitung ini terkenalnya dengan seafood kami juga menyediakan menu-menu seafood,” sebutnya.

Selain itu, di Kedai Mie Aceh tersebut juga menyedikan menu kopi “Sanger” yang merupakan minuman kopi khas Aceh. “Kopi “Sanger” itu ada pengertiannya artinya adalah saling mengerti. Jadi insyaallah melalui sektor kuliner, pariwisata Belitung semangkin berkembang dan meningkat,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemilik Kedai Mie Aceh DWS Muhammad Iqbal mengatakan, ide awal membuka kedai mie lantaran melihat potensi Negeri Laskar Pelangi. Sebab, Belitung merupakan tempat tujuan wisata. “Saya melihat di sini, makanan kebanyakan terbuat dari ikan. Selain itu, minat masyarakat untuk makan mie cukup tinggi,” katanya.

Rencana membuka usaha kedai Mie Aceh itu kemudian disambut baik oleh Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Mustofa Akbar. “Lalu kami menceritakan keinginan untuk membuat kedai Mie Aceh. Akhirnya beliau sangat merespon. Lalu kita buat kedai di Belitung,” tukas Iqbal.

“Untuk menu andalan di sini adalah Mie Aceh. Untuk mie-nya, kita membuat sendiri. Untuk jam operasional sementara siang sampai malam. Rencananya nanti kita akan buka 24 jam,” pungkas pria asal Aceh tersebut. (rez/kin)