Danramil Instruksikan Babinsa Bantu Petani

by -2 views
foto bersama di areal sawah yang telah ditanami, Jum'at (30/1) kemarin.

*Wujudkan Optimasi Lahan Pertanian

GANTUNG – Guna mendukung dan mensukseskan Program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan Nasional, Koramil 03 Gantung Kodim 0414/BLT melaksanakan Sosialisasi Program Ketahanan Pangan bersama para petani dan Gapoktan, bertempat di balai pertemuan Kelompok Tani Danau Nujau Desa Gantung, Jum’at (30/1) kemarin.

Danramil 03 Gantung, Kapten (Inf) Syafrudin menginstruksikan para Babinsa agar terjun langsung ke lapangan guna membantu para petani guna optimasi lahan tidak produktif (lahan tidur, red). Salah satunya melalui pemanfaatan lahan untuk pertanian padi sekaligus membantu mensejahterakan petani dan swasembada pangan dalam 3 tahun kedepan.

“Ini baru kita lakukan sosialisasi. kegiatan ini dalam rangka pencapaian swasembada pangan yang menjadi program nasional. Awalnya di tingkat pusat, Kementerian Pertanian menandatangai MoU dengan KSAD tentang pelaksanaan percepatan menyukseskan program swasembada pangan. Tiga tahun kedepan diharapkan dalam kegiatan tersebut para Babinsa TNI bersama PPL melaksanakan pendampingan di Desa-Desa,” ungkapnya.

Danramil menambahkan, guna mempercepat swasembada pangan, dilakukan upaya meliputi kontrol jaringan irigasi, ketersediaan bibit dan benih tanaman serta kemudahan mendapatkan pupuk.

“Termasuk pendampingan penyuluhan dan pengawasan pemberian alat mesin pertanian. Beberapa tugas tersebut dirasa sangat penting. Sebab, kalau tidak diawasi dengan ketat bisa menjadi penyebab sulitnya pencapaian swasembada pangan,” kata Syafrudin.

Sementara itu, Sekretaris dinas Pertanian dan Kehutanan Beltim, Tri Jaka menuturkan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang menargetkan swasembada pangan dalam jangka waktu tiga tahun. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bersama untuk menyukseskan program tersebut.

”Program ini merupakan program prioritas swasembada pangan tahun 2015 hingga 2017,” katanya.
PPL Distanhut Beltim, yang ditugaskan di Danau Nujau, Andri Taruna Praja menambahkan, lahan tidur yang belum dikelola segera bisa dimanfaatkan agar mendukung meningkatnya hasil sesuai harapan.
“Melalui kegiatan ini di harapkan para Babinsa bersama-sama turun kelapangan membantu para petani sehingga di harapkan hasil panen padinya akan meningkat,” jelas Andri.

Menurut Andri, dengan luasan lahan Danau Nujau yang hampir mencapai 427.25 hektar, diyakini akan mampu meningkatkan hasil yang maksimal. Apalagi hingga saat ini, baru sekitar 253,25 hektar dari total potensi yang dikelola.

“Untuk lahan tidur yang saat ini masih belum dimanfaatkan seluas 82 hektar. Inilah yang akan kita kelola agar dimaksimalkan, tentunya yang sudah tanam juga akan kita bantu,” tukasnya.

Camat Gantung, Sayono yang menghadiri pertemuan meminta para petani dapat menyampaikan keluhan jika menemui kendala di lapangan. Sehingga, langkah konkret bisa segera dilakukan.

“Mari kita bersama membantu program swasembada pangan ini, agar harapan pemerintah akan bisa kita capai, dan lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan agar segera dibuka,” pintanya.

Selain dihadiri Sekdin Distanhut, Danramil, Babinsa, PPL Danau Nujau, Camat Gantung, pertemuan sosialisasi juga dihadiri perwakilan Polsek Gantung, Kepala Desa Gantung, Siswadi, Ketua Gapoktan Danau Nujau dan Ketua Gapoktan Danau Meranteh.(feb)