Dari MOS SMAN1 Gantung

by -

//Ingin Tahu Dunia Jurnalistik,  Pelajar Antusias Bertanya

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

 foto A: ainul yakin/be
Pimpinan Umum Belitong Ekspres, Agung CN, saat memberikan paparan sesuai tema, yakni mengenal Jurnalisme Pelajar. MOS dilaksanakan di Aula SMAN 1 Gantung.

MANGGAR-Ada yang beda dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gantung, Belitung Timur (Beltim) yang dimulai Senin (27/7), lalu. Sebab, dalam beberapa sesi, panitia mengundang nara sumber/pemateri dari luar sekolah yang bisa memberikan semangat tersendiri.
Setelah mengundang perwakilan dari ormas KNPI yang menyampaikan tentang keorganisasian ormas dan kepemudaan, giliran Belitong Ekspres, Rabu (29/7), kemarin yang mengisi sesi untuk materi Jurnalisme Pelajar. Metode MOS seperti ini bisa mengajarkan kepada para siswa baru agar cerdas mengenal secara umum berbagai keilmuan, termasuk jurnalistik.
Materi tentang teori dan praktek pembuatan berita disampikan dengan singkat, padat dan simpel.  Dengan mudah para peserta MOS SMAN1 Gantung menerima dan memahami materi yang disampaikan.
SMAN yang berjorgan “KEREN” Kreatif, Educatif, Respect, Enjoy dan Nge-Friend itu menggelar sesi belajar jurnalistik, Rabu (29/7) kemarin. Dengan mengambil tema Jurnalisme Pelajar, kegiatan menghadirkan narasumber Pimpinan Redaksi Harian Umum Belitong Ekspres, Agung Cahyo Nugroho.
Agung, secara umum memberikan pemahaman, secara mendasar tentang dunia media dan jurnalistik. Selain itu, diajarkan pula tata kerja di media, khususnya media cetak. Mulai pencarian berita oleh wartawan, editing, lay out  hingga masuk ke percetakan koran. Sesi tanya jawab mendapat respon luar biasa. Sampai waktu habis, para peserta MOS  terus mengajukan pertanyaan. Sejumlah pertanyaan yang mengarah ke profesi wartawan sempat mengemuka.
“Marilah mulai menulis, mulai berani menulis dan mengirimkan ke media. Jika sesuai apa yang dirumuskan pada materi jurnalistik, maka ada kemungkinan akan dimuat. Apalagi ada unsur berita 5W dan 1H yang sudah memenuhi syarat materi berita,” ungkap Agung sembari menambahkan materi tentang menulis berita yang hendak dilombakan terbatas.
Agung pun menegaskan bahwa Ilmu jurnalistik di dunia itu pada prinsipnya sama. Jadi berisi tentang penyampaian informasi kepada khalayak luas.
Saat diberikan sesi tanya jawab, tak sedikit siswa bertanya seputar media massa dan jurnalistik kepada narasumber. Ia pun banyak memberikan jawaban yang memuaskan siswa yang melayangkan pertanyaan.

“Saya merasa senang karena bisa mendapatkan ilmu tentang jurnalistik ini. Karena tadinya, jujur Saya tidak tahu tentang ilmu jurnalistik. Dan akhirnya kini bisa tahu dan paham apa dan bagaimana cara kerja jurnalis. Dengan demikian, hingga menjadi media koran yang setiap hari saya baca,” ucap Evi salah satu peserta dari sebanyak 192 siswa baru yang mengikuti MOS di SMAN1 Gantung.
Sementara itu, Kepala sekolah SMAN1 Gantung, Sabarudin, juga berterima kasih kepada harian Belitong Ekspres. Sebab, BE sudah memberikan paparan tentang pemahaman jurnalisme pelajar, sesuai tema yang diminta pihak panitia MOS.
“Terima kasih atas paparannya, yang sudah membantu siswa siswi kami atas pengertian dan cara kerja media, khususnya media Koran. Kami berharap dalam kegiatan, pihaknya bisa paham, dan terus bisa dan berani memberikan berita sekaligus membuat berita. Meski hanya untuk media dinding atau jurnal sekolah siswa siswi SMAN1 Gantung,” singkat Sabarudin yang akan mengikuti upacara bendera 17 Agustus di Istana Negara Jakarta, bersama beberapa orang siswa siswinya yang berprestasi di tingkat nasional. (feb)