Datangi Bawaslu, Golkar Beltim Koordinasi Deklarasi Saat Covid-19

by -
Datangi Bawaslu, Golkar Beltim Koordinasi Deklarasi Saat Covid-19
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Beltim Jafri bersama sejumlah pengurus partai foto bersama usai mendatangi Kantor Bawaslu Beltim, Senin (7/27) kemarin.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Beltim Jafri bersama sejumlah pengurus partai mendatangi kantor Bawaslu Beltim, Senin (7/27) kemarin. Kehadiran mereka di kantor pengawas pemilu itu dalam rangka berkoordinasi terkait rencana deklarasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung partai Golkar.

“Kami tentu sebagai parpol berkoordinasi kepada penyelenggara pemilu diantaranya Bawaslu dan KPU sehubungan dengan keadaan yang melanda kita masalah pandemi Covid-19. Untuk itu karena di Beltim salah satu Kabupaten yang menyelenggarakan pilkada maka kami selaku parpol yang mengusung pasangan calon tentu harus berkoordinasi,” ungkap Jafri.

Menurut Jafri, tahapan pilkada secara nasional maupun daerah menghadapi masalah yang sama yaitu pencegahan Covid-19. Bahkan lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Beltim yang signifikan membuat rencana deklarasi pasangan calon harus direncanakan dengan baik.

“Sekarang di Beltim sangat luar biasa, kami dari Golkar sangat prihatin dengan masalah ini dan kami juga akan ketemu dengan gugus penanggulangan Covid-19. Sejauh mana gugus menangani masalah merebaknya peningkatan Covid-19 di Beltim. Kami minta supaya segera ditanggulangi,” pintanya.

Dikatakan Jafri, permintaannya bukan tanpa alasan. Salah satunya, Bupati Beltim merupakan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 yang diperkirakan bakal maju mencalonkan diri kembali. Hal yang sama juga berlaku bagi Wakil Bupati Beltim yang mengemban tanggungjawab sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas.

“Kita tau persis dari pak Yuslih selaku Bupati dan Ketua Gugus ingin mencalonkan (kembali). Pak Burhanudin juga ingin mencalonkan (kembali). Walau kita tidak tahu tapi kami yang mengusung pak Burhanudin tentu akan berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu. Jangan mengkedepankan urusan politik tapi kedepankanlah urudsn penanganan Covid-19 di Beltim,” harap Jafri.

Sebagai partai pengusung calon Bupati dan Wakil Bupati, Golkar kata Jafri, menginginkan penerapan protokol kesehatan di setiap tahapan. Jika tidak memungkinkan, Golkar lebih mematuhi protokol kesehatan dibandingkan pelaksanaan pilkada.

“Insyaallah, kami bukan mengkedepankan deklarasi. Salah satunya mungkin akan mengenalkan calon ke masyarakat tapi apalah artinya mengenalkan calon dalam kondisi yang sedang seperti ini. Tetapi kalau akan dilaksanakan pengenalan dalam bentuk pertemuan atau deklarasi tentu kita akan patuhi protokoler kesehatan,” tukasnya. (msi)