De Munggah Kuliner Desa Air Pelempang Jaya Resmi Dibuka

by -
De Munggah Kuliner Desa Air Pelempang Jaya Resmi Dibuka
Foto bersama usai peresmian pembukaan Pusat Kuliner De Munggah Kuliner Desa Air Pelempang Jaya, Sabtu (10/4).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung H. Sahani Saleh meresmikan De Munggah Kuliner Desa Air Pelempang Jaya (APJ) dengan ditandai pemotongan pita, Sabtu (10/4).

De Munggah merupakan Pusat Kuliner Bumdes Keremunting De Simpor yang beralamat di Simpang Tiga Perumnas Air Baik, RT 3 Dusun Air Pelempang Timur, Desa Air Pelempang Jaya.

Peresmian juga dihadiri Anggota DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Belitung Edi Usdianto, Camat Tanjungpandan, BPD Air Pelempang Jaya, Kadus, RW, RT, masyarakat setempat dan undangan lainnya.

“Pusat Kuliner De Munggah ini merupakan bentuk kreativitas dari Desa Air Pelempang Jaya untuk menunjang ekonomi rakyat. Tujuannya dana-dana desa yang selama ini kite transfer ke desa itu, ini lah wujudnya,” Bupati Belitung.

“Dan harapannya, otomatis ekonomi kerakyatan ini akan berkembang sendiri. Jadi bukan semata-mata pengusaha, tetapi sekarang rakyat sudah bergerak dengan usaha secara kemandirian,” imbuh Bupati yang karib disapa Sanem.

Menurut Sanem, pembentukan De Munggah Kuliner ini dapat membuat perputaran ekonomi di desa tersebut. Pasalnya, uang-uang yang mengalir akan tetap di desa, sehingga perekonomian masyarakat di desa itu akan semakin baik.

Sementara itu, Kepala Desa Air Pelempang Jaya Rezali S.KM mengatakan, dengan adanya tempat kuliner yang baru ini dapat meningkatkan penghasilan masyarakat di desanya.

“Terimakasih kepada BumDes (Badan Usaha Desa) yang telah berinovasi kreatif. Mudah-mudahan tujuan dari pendirian Bumdes ini bisa meningkatkan perekonomian desa,” kata Rezali.

Menurut Rezali, rencananya De Munggah Kuliner akan dibuka setiap hari dari Pukul 08.00 WIB hingga Pukul 21.00 WIB. Untuk malam minggu dan malam Kamis direncanakan ada penampilan live musik akustik.

“Saya juga sudah bilang sama Bumdes, tolong kayak malam minggu, malam kamis itu ada diskon. Dan ke depan juga saya minta mereka lebih kreatif lagi, inikan bisa untuk pernikahan, ulang tahun, kan kita ini jual jasa,” paparnya.

Dia membahkan, untuk jumlah lapak yang ada di De Munggah ini sebanyak 13 lapak. Setiap lapak diisi oleh satu pedagang dengan beraneka ragam jajanan, mulai dari aneka minuman, makanan ringan dan makanan berat.

“Saya berharap kepada penyewa kios agar menjaga kebersihan, ramah tamah dengan pengunjung, agar sama-sama berpromosi untuk kemajuan Pusat Kuliner De Munggah ini,” harapnya.

Pada Ramadan 2021 ini kata Rezali, De Munggah Kuliner itu juga akan menyiapkan lapak untuk takjil. Sehingga ibu-ibu di Desa Aik Pelempang Jaya dapat berjualan takjil di sana.

“Nanti kite pasang tenda, nanti itu gratis untuk ibu-ibu di UMKM APJ (Air Pelempang Jaya). Jadi sambil nunggu takjil, orangpun bisa berbuka di sini dan masjid pun dekat di sini, cuma 20 meter,” bebernya.

Ditambahkan Rezali, untuk biaya pembuatan De Munggah Kuliner ini menggunakan Dana Desa Tahun 2019, yakni sebesar Rp 100 juta. Diharapkan, Bumdes selaku pengelola bisa untung setidaknya bisa kembali modal. “Kita dukung Bumdes, dan juga kita genjot agar mereka untung,” sebutnya.

Kemudian kedepan nanti, Desa Air Pelempang Jaya akan menarget pembagunan Pasar Tradisional. Akan tetapi saat ini Desa Air Pelempang Jaya masih terkendala lahan.

“Kalau nanti lahan perumnas diserahkan ke Pemda, kami ingin mengelolah lahan itu untuk pasar tradisional, lahannya ada di dekat SD 30,” tandasnya. (dod)