Demi Kelancaran UN Sistem CBT (kik)

by -

SMKN 1 Kampit Siapkan Listrik 240.00 Watt

KELAPA KAMPIT – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur (Beltim), merupakan satu satunya sekolah di Pulau Belitung yang mengadakan Ujian Nasional (UN) dengan menggunakan sistem Kompoter Online atau sistem Computer Based Test (CBT).

Sejak dimulainya UN Senin (13/4) pagi kemarin, nampak 110 orang siswa yang sedang melaksanakan UN sitem CBT tersebut, serius mengerjakan semua soal. Kepala SMKN 1 Kelapa Kampit, M Nasrun membenarkan jika sekolahnya kini sedang mengikuti UN melalui CBT.
“Kita satu satunya sekolah di pulau Belitung yang menggunakan sistem ini, dan alhamdulillah semua aman, lancar, dan terkendali,” ungkap M.Nasrun saat dihubungi harian ini Senin (13/4) kemarin.

Menurut dia, murid-muridnya tampak bersemangat saat pelaksanaan sosialisasi UN dengan sistem baru tersebut. Untuk lebih menjaga dan memberikan kelancaran saat UN berlangsung dan mengantisipasi kekhawatiran siswa akan padamnya listrik saat pelaksanaan ujian, pihak sekolah, telah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero).
“Kami telah meminta PLN untuk menjaga stabilitas listrik selama empat hari ke depan, mereka akan siap di sekolah ini,” katanya.

Langkah antisipasi lain, lanjut dia, ialah dengan menyiapkan dua perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS). Menurutnya, alat satu daya tersebut bisa menyuplai listrik beberapa saat pada komputer yang menjadi server, sehingga komputer server tak terganggu. “Pihak PLN kini sudah menyiapkan Operator ginset dengan kapasitas 240.000 Watt yang standbye di sekolah ini dan selama UN berlangsung,” terangnya.
Sejauh ini SMKN 1 Kelapa Kampit menggunakan UN dengan 55 jaringan kompoter yang dilengkapi dengan jaringan internet yang maksimal. “Kita kan ada 110 orang sisiwa, jadi kita bagi 2 tahap, sesi pertama 55 siswa, dan sesi kedua juga 55 siswa,” ungkap Nasrun, sembari mengatakan semua siswanya yang ikut UN hadir 100 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Beltim, melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dindik Beltim, Lindawati Thidore mengatakan, jumlah peserta seluruh siswa SMA/SMK, serta program Paket C Senin (13/4) kemarin mencapai sebanyak 1.008 orang siswa.

“Untuk tingkat SMK ada 441 orang dan tingkat SMA ada 567 orang siswa, namun satu satunya sekolah yang menggunakan sistem kompoterisasi hanya SMKN 1 Kelapa Kampit,” terang Lindawati Thidore.

Dalam pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK tahun ini, diakui Linda akrab ia disapa, ada siswa yang hadir dalam pelaksanaan UN. Namun ketika ditanya ada beberapa siswa yang tidak ikut Linda belum mengetahui keseluruhan siswa.

“Yang tidak ikut ada, tapi kita belum rekap keseluruhan sekolah yang siswa tidak ikut. Yang pasti ada sekolah yang siswanya tidak hadir melaksanakan UN tahun ini,” tandas Linda. (feb)