Demi Susu Bayi, Janda Jadi Pencuri

by -

*Tapi Juga Buat Karaoke Sama Pacar Lho?!

headlines-edisi-31-maret-2017
Kasatreskrim Polres Belitung AKP Robby Ansyari saat mengintrogasi pelaku. Foto: Ajai | belitongekspres.co.id

Tak punya uang untuk membeli susu sang buah hati, Lusiana (21) warga Jalan Sabar Pangkalalang, nekat mencuri emas dan sejumlah handphone.

TAK ayal akibat aksi nekatnya, janda satu anak ini, diciduk polisi di kediaman pacarnya, di Jalan Air Pelempang Jaya, Kamis (30/3) kemarin.  Wanita yang mengaku putus sekolah sejak SMA ini melakukan pencurian tersebut di dua lokasi.   Yang pertama di kediaman Yana di Jalan Kelapa Kerak, dan di salah satu rumah warga di Perumahan Griya Permata, Air Merbau.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sang kekasih Andri (21) yang diduga turut andil dalam kasus pencurian ini. Satreskrim Polres Belitung juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua HP dan kwitansi hasil penjualan perhiasan emas tersebut.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Robby Ansyari mengatakan, peristiwa ini berawal laporan dari kedua korban yang mengaku hilang barang berharga seperti emas dan juga tas yang berisikan uang tunai serta handpone.  Mendapat laporan tersebut, Jajaran Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan penyelidikan.

Saat penyelidikan, polisi mencurigai kedua orang ini lantaran informasi dari masyarakat.   Polisi pun mengamankan keduanya.  “Pelaku sudah kita tahan.  Saat ini, kita masih melakukan penyidikan kepada kedua pelaku yang merupakan pasangan kekasih ini,” ujar AKP Robby kepada Belitong Ekspres. Selain itu, polisi juga akan memanggil korban untuk mencocokan barang hasil curian tersebut dengan benda miliknya.

Sementara itu, Andri awalnya mengaku tak mengetahui sang kekasih melakukan pencurian itu.  Awalnya dia curiga, sebab pria ini melihat pacarnya banyak uang. “Lalu saya tanya dapat dari mana uang, dia awalnya mengaku hutang,” ujar Andri.

Setelah beberapa lama kemudian, dia terus mencurigai gerak-gerik pacarnya. Pada suatu hari, Andri langsung menanyai dengan tegas kepada Lusiana, dapat dari mana dia uang. Hingga akhirnya, wanita yang dia kencani selama delapan bulan ini mengakui perbuatannya.

<!- -nextpage- ->

Dari pengakuannya, dia mendapatkan emas tersebut mencuri milik mantan majikannya (Yana). “Sedangkan tas beserta handphone Lusi mengaku mencuri di salah satu perumahan di Kawasan Air Merbau,” ungkap Andri.

Lusiana membenarkan apa yang diungkapkan AKP Robby dan Andri. Dia mengakui perbuatannya. Katanya, ia terpaksa melakukan perbuatan itu lantaran butuh uang untuk membeli susu sang anak yang masih berusia 1,5 tahun.  Yang pertama dia melakukan perbuatan tersebut di kediaman sang majikan. Dijelaskan Lusi, dia mengambil sejumlah emas di antaranya tiga kalung, dua gelang, satu cincin dan liontin saat kondisi rumah sepi.

Selang beberapa hari, dia kembali melancarkan aksinya di Perumahan Griya Permata. Namun, pada waktu itu dia tak ada niat untuk mencuri. “Saat itu saya lewat dan melihat tas di garasi. Ya, akhirnya saya ambil,” ungkap wanita ini.

Dengan meneteskan air mata, ibu satu anak ini kembali menjelaskan, usai melakukan pencurian dia langsung menuju ke pegadaian dan menjual semua barang hasil curiannya yang berupa emas. Dari pengakuan  Lusi, dari dia menjualnya dengan harga bervariasi.

Mulai dari harga Rp 2,2 juta hingga Rp 1,1 juta. Sedangkan handphone belum terjual. “Selain buat beli susu, uang itu kita gunakan senang-senang. Seperti karaoke bersama di Barata Mall, serta makan-makan penyetan Lamongan,” pungkasnya. (kin)