Demo HMI Ricuh

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Tolak Pemblokiran Situs Islam.

PANGKALPINANG – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung (Babel) dan Aliansi Pemuda Bersatu, Rabu (8/4) kemarin menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Babel. Aksi mahasiswa tersebut menyampaikan beberapa isu strategis seperti penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang memblokir situs Islam serta mengkritisi naik-turun harga bahan bakar minyak (BBM) di era Presiden Joko Widodo yang menyebabkan lesunya perekonomian Indonesia, termasuk Babel.
Massa sempat gerah, karena perwakilan anggota dewan yang ditunggu untuk menjawab aspirasi tak kunjung hadir. Ricuh dengan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) tak terelakkan. Sesuai permintaan, mahasiswa menginginkan anggota DPRD Babel dari fraksi PDI Perjuangan untuk menjumpai massa. “Kami ingin dihadiri dewan dari PDI Perjuangan sekarang juga!” kata Korlap demontrans, Ovis Rahcmad Setiadi.
Menjawab keinginan mahasiswa, Erwandi dari Sekretariat DPRD Babel mengatakan, bahwa para dewan dari PDI Perjuangan saat ini sedang tidak ada di tempat, seperti Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya saat ini sedang menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi di Hotel Novotel. “Maaf tidak bisa dihadiri berhubung dewan yang diinginkan mahasiswa tidak berada di tempat. Sebagian kunker dan mengikuti musrenbang,” jelasnya.
Suasana semakin menjadi, mahasiswa terus berupaya memaksa masuk ke dalam gedung hingga aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dengan barisan pertugas tak terhindarkan. Beruntung aksi tersebut dapat diredam saat anggota Komisi IV DPRD Babel Bong Ming Ming bersedia menemui demontran.
Diskusi dimulai, satu per satu massa menyampaikan orasi hingga pembacaan sikap tuntutan mahasiswa. “Kami mendesak DPRD dan Gubernur Babel mengusut tuntas permasalahan pemblokiran situs Islam. Kami sangat menyayang kebijakan ini,” katanya.
Ovis melanjutkan, terkait harga BBM yang memberi pengaruh terhadap perekonomian saat ini, pihaknya meminta pemerintah untuk meninjau ulang keputusan tersebut. “Cabut kebijakan BBM yang berdasarkan mekanisme pasar dan kembalikan subsidi BBM,” tukasnya.     Massa juga menuntut Pemprov Babel baik legislatif dan eksekutif untuk melayangkan peringatan kepada PT PLN Babel, mendesak PLN untuk bertanggung jawab terhadap kerugian masyarakat. “Kami meminta dengan tegas agar PLN bekerja profesional untuk meningkatkan distribusi listrik kepada masyarakat,” ucapnya.
Mendengar semua tuntutan demontran, Bong Ming Ming berjanji bahwa hal ini akan disampaikannya ke pimpinan DPRD. “Saya salut kepada rekan-rekan mahasiswa yang kritis menyikapi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Turun ke jalan guna menyuarakan keluhan yang dialami masyarakat. Mengenai segala tuntutan, ini akan kita tampung dan kita bahas bersama pimpinan dewan,” tegasnya.
Bong-panggilan akrabnya, mengaku sependapat dengan demontrans terkait pemblokiran situs media Islam. “Ini membatasi informasi. Iya, kalau untuk radikal saya tidak setuju,” tuturnya. (iam)

Baca Juga:  Biar Suami Bekerja Benar, Sekda Minta Istri ASN jangan Banyak Menuntut

Rate this article!
Demo HMI Ricuh,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: