Dendam, Rizky Habisi Nyawa Sherly, Kepala Korban Dibacok Parang

by -
Dendam, Rizky Habisi Sherly, Kepala Korban Dibacok Parang
Korban Sherly Novianto (24) saat dilakukan pemeriksaan di RSUD dr H Marsidi Judono. 

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Hanya berselang sehari, kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Belitung. Kali ini diduga karena motif dendam, pria bernama Rizky (18) tega menghabisi nyawa Sherly Novianto (24) dengan sebilah parang.

Peristiwa berdarah ini terjadi di rumah korban Jalan Penghulu, Dusun Piak Aik Desa Sijuk, Sabtu (30/1) malam. Korban tewas dengan kondisi luka robek di bagian kepala, setelah dibacok dengan parang oleh pelaku. Saat ini, Rizky sudah berada di Mapolres Belitung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sijuk AKP Maulup Irsan Sihotang mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu pemuda yang berprofesi sebagai Satpam ini mendatangi kediaman korban dengan membawa senjata tajam berupa parang.

Setiba di lokasi, antara korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Hingga akhirnya, Rizky membacokan parang ke kepala korban sebanyak tiga kali. Setelah itu, remaja asal Jalan Manunggal RT 02/01 Dusun Ulu, Desa Sijuk ini, kabur.

“Warga dan keluarga yang mengetahui hal ini, langsung membawa korban yang bersimbah darah ke RSUD dr H Marsidi Judono. Dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata AKP Irsan Sihotang kepada Belitong Ekspres.

Dia ini menjelaskan, setelah kejadian pembuhunan tersebut ada warga yang melaporkan ke Polsek Sijuk. Mendapat laporan itu, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan mencari keberadaan pelaku. Hingga akhirnya Riski berhasil diamankan.

Kata Kapolsek Sijuk ini, motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia dilatar belakangi oleh dendam. Sebab, sebelumnya dia mendapat kabar orang tua pelaku meninggal dunia akibat diguna-guna oleh keluarga korban.

“Sehingga pelaku menjadi gelap mata, lalu menghabisi nyawa korban dengan parang. Saat ini pelaku sudah kita amankan di Polres Belitung dan kami masih melakukan pemeriksaan,” terang AKP Irsan

AKP Irsan menambahkan, pelaku diamankan di Polres Belitung juga untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti amukan massa. “Selain pelaku, kita juga mengamankan barang bukti, seperti baju dan celana yang digunakan korban. Serta parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban,” pungkasnya. (kin)