Deteksi 40 Titik Panas di Babel

by -

PANGKALPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, mendeteksi 40 titik panas di enam kabupaten se Bangka Belitung (Babel), pada Rabu pagi.
“Selama musim kemarau panjang ini diimbau petani, perusahaan perkebunan dan lainnya untuk tidak membakar lahan dan hutan, karena akan merugikan masyarakat lainnya,” kata Analisa dan Prakiraan BMKG Pangkalpinang, Evi Diana, Rabu (9/9).
Ia menjelaskan berdasarkan hasil pantauan dari data citra satelit terra dan aqua pada Rabu pukul 05.00 WIB, sebanyak 40 titik api tersebar di kabupaten dengan rincian Belitung Timur 10 titik panas, Bangka Selatan 8 titik panas.
Selanjutnya, Kabupaten Bangka Tengah 9 titik panas, Belitung 4 titik panas, Kabupaten Bangka 5 titik panas, Bangka Barat 4 titik panas.
“Selama musim kemarau panjang ini diperkirakan titik api ini akan terus tinggi, bahkan cenderung mengalami peningkatan dan akan mengalami penurunan ketika memasuki musim hujan nanti,” ujarnya.
Menurut dia titik panas yang terdeteksi ini belum tentu terjadi titik api atau kebakaran, karena memastikan api di titik panas perlu dilakukan pengecekan di lapangan.
“Untuk mengetahui kebenarannya, apakah terjadi kebakaran di titik panas tersebut harus dilihat langsung ke wilayah tersebut,” imbuhnya.
Namun demikian, kata dia, diimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan, untuk mengurangi polusi udara yang akan merugikan kesehatan masyarakat lainnya.
“Kami berharap masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, karena api akan sulit ditangani seiring kecepatan angin selama musim kemarau ini cukup kencang,” tandasnya. (ant/rb)