Deteksi Titik Panas di Babel

by -3 views

PANGKALPINANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pangkalpinang mencatat saat ini terdapat enam titik panas atau “hotspot” sebagai indikasi awal kebakaran lahan dan hutan yang terdeteksi oleh Satelit Terra dan Aqua di Bangka Belitung (Babel).
“Titik panas ini tersebar di Kabupaten Bangka Selatan yakni di Kecamatan Air Gegas dua titik, Simpang Rimba tiga titik dan Payung satu titik panas,” kata kata Staf Koordinator Unit Analisis BMKG Pangkalpinang, Deas Achmad Rivai, Kamis (17/9).
Menurut dia, jumlah titik panas tersebut cenderung meningkat setelah dalam dua hari terakhir BMKG tidak mendeteksi adanya titik panas di Babel. Apabila tidak diantisipasi secepatnya, dikhawatirkan jumlah titik panas itu akan bertambah.
“Munculnya titik panas ini dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang kebanyakan dilakukan secara sengaja oleh masyarakat, seperti membuka lahan dengan cara dibakar,” terangnya.
Masyarakat telah diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan, baik itu untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan lahannya sebab dampak yang akan ditimbulkan nantinya sangat besar.
“Selama musim kemarau panjang ini diimbau petani, perusahaan perkebunan dan lainnya untuk tidak membakar lahan dan hutan, karena akan merugikan masyarakat lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan satelit cuaca pada Jumat (18/9), potensi hujan masih belum terjadi di daratan Babel. “Kondisi cuaca saat ini masih sama seperti beberapa hari sebelumnya, dimana seluruh daratan Babel di tujuh kabupaten kota belum berpotensi turunnya hujan baik dengan intensitas ringan maupun sedang,” tandasnya. (ant/rb)