Dewan Babel Godok Perda DAS

by -
tengah 2
Anggota komisi III DPRD Babel, Aksan Visyawan.

PANGKALPINANG. – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung saat ini sedang mengodok pembuatan Raperda tentang Daerah Aliran Sungai (DAS). Diungkapkan  anggota komisi III DPRD Babel, Aksan Visyawan, Pansus mendukung penuh rencana pembuatan Perda tentang daerah aliran sungai ini. Apalagi menurut Aksan kondisi lingkungan Babel sekarang, cukup memprihatinkan, intensitas hujan yang besar acapkali membuat lingkungan di beberapa daerah tergenang air.
“Saya sangat mendukung rencana Perda tentang daerah aliran sungai ini. Lingkungan Babel sudah sangat harus diperhatikan, karena sekarang Aisha tidak jelas lagi aliran sungainya. Akhir-akhir hujan 3 jam saja sudah banjir. Kita upayakan semaksimal mungkin memberikan solusi terbaik untuk menangani banjir di Babel ini,”ungkap Aksan, Rabu (18/5).
Ditambahkannya, dalam upaya penanganan banjir secara maksimal ini tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi atau dinas saja. Namun, Bappeda menurutnya bertanggung jawab melakukan perencanaan pembangunannya, untuk masa depan Babel agar masyarakat nyaman tinggal di Babel. Selain itu, untuk aturan yang ditegakkan harus tegas tanpa pilih kasih.
“Bagaimana mengelola banjir ini. Perencanaan pembangunannya Bappeda punya tanggung jawab besar, melihat masa depan Babel  jangan sampai membuat tidak nyaman tinggal di Babel. Juga peraturan untuk dibuat menyelamatkan kondisi lingkungan Babel jangan sampai pilih kasih, jangan ada pengecualian,”ungkap Ketua fraksi PKS ini.
Sebagai penyambung lidah masyarakat, katanya perlu juga informasi dari untuk mengawasi penggunaan anggaran. Karena untuk menyelamatkan Babel secara maksimal anggaran yang dikucurkan tidak sedikit. Peraturan yang untuk pengelolaan das juga harus dipertegas dan diperinci.
“Harus ada peraturan yang lebih detail, kita akan tetap mengawasi penggunaan anggaran, kalau ada informasi yang menyimpang segera sampaikan ke kita. Kita akan gunakan fungsi pengawasan kita. Pansus ini saya minta sungguh-sungguh menyelamatkan lingkungan Babel,”tukasnya.
Kata politisi PKS ini, pihaknya akan membuatkan perencanaan terpadu untuk menyelamatkan lingkungan Babel. Dengan duduk bersama para instansi dan stakeholder terkait. “Kita harus tegas kalau tidak sesuai aturan, kita tinjau ulang karena masalah ini krusial tidak akan kita korbankan masyarakat banyak untuk satu orang. Kita akan eksekusi sesuai aturan yang lebih mementingkan masyarakat. Teknisnya akan kita bahas lebih lanjut. Jangan sampai satu orang menyengsarakan banyak orang. Peraturan itu harus adil dan berlaku untuk semua,”tutupnya. (cr1)