Dewan Ingatkan Wako Terkait Pengangguran

by -

/// Kepala Bappeda : Kita Sudah Siapkan Lahan untuk Investor

PANGKALPINANG – DPRD Kota Pangkalpinang mempertanyakan langkah yang akan diambil Walikota Pangkalpinang, M. Irwansyah tahun 2016 mendatang yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Apalagi tahun depan merupakan tahun ke-3 masa kepemimpinannya.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) M. Rusdi, dalam Rapat Banggar yang digelar DPRD, Selasa (25/8) di Ruang Paripurna DPRD, menyatakan keingintahuannya terkait implementasi visi misi yang akan dilaksanakan. “Ini memang rapat Pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2016. Makanya kita menginginkan tahun ke depan tergambar jelas implementasi visi dan misi Walikota untuk tahun 2016,” katanya.
Dia juga mengatakan, kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menjelaskan apa yang ingin dicapai dalam tahun depan. Namun, Dia mengaku, penjelasannya tidak hanya sebatas angka saja.”TAPD tolong jelaskan, tidak cuma angka, sejauh mana inflasi yang terjadi serta dampaknya kepada pengangguran. Ini jadi PR (Pekerjaan Rumah) untuk menyelesaikan di tahun 2016,” tegasnya.
Lanjut Rusdi, Walikota selama ini mencanangkan Pangkalpinang sebagai Kota berwawasan Investasi dan Berwawasan Lingkungan. Oleh karenanya, pencapaian apa yang telah diberikan Irwansyah dengan memimpin Ibukota Provinsi Babel ini. Jika memang menginginkan investor masuk, apa yang sudah dilakukan Pemkot Pangkalpinang.
“Sudah berapa banyak investor yang masuk ke kita. Kalaupun sudah tentu hal itu berdampak pada perekonomian yang berujung pada pengentasan kemiskinan. Dan berwawasan lingkungan, apa yang telah dicapai. Kami sama sekali belum menerima gambaran itu secara utuh. Ini bahan bagi masyarakat untuk melihat capaian keberhasilan Walikota,” jelasnya.
Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini secara umum pihaknya mengapresiasikan apa yang telah dilakukan Walikota, namun pihaknya menuntut apa yang akan dilakukan dan ingin dicapai Walikota kedepan. Jika sejauh ini Pemkot melalui Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) masih berkutat pada pembangunan infrastruktur, terus bagaimana dengan pelayanan kepada masyarakat.
“Bappeda bilang masih ke infrastruktur, seperti Rumah Sakit Depati Hamzah. Itu baru pembangunan, belum kepada pelayanan. Terus berkaitan dengan rencana merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pangkalpinang, saya rasa itu mubazir waktu saja, karena tidak efektif untuk tahun ke empat dan kelima,” tukasnya.
Sementara Kepala Bappeda Agung Yudi Utama menjawab pernyataan Rusdi. Dirinya mengaku Pemkot sudah memiliki konsentrasi pada tahun 2016 mendatang. “Untuk 2016 kita konsen pada infrastruktur khususnya Rumah Sakit, menggunakan proyek Multiyear sebesar Rp 200 miliar hingga tahun 2017. Selain itu kita juga menyiapkan lahan untuk investor di Pangkalpinang,” tegas Agung.
Dirinya beragument, apa yang disampaikan Rusdi tidak sesuai dengan apa yang telah dilakukan Pemkot Pangkalpinang selama ini. Menurutnya, Pemkot konsen pada sejumlah program yang telah ada, seperti program satu miliar satu kelurahan atau yang disebut Sasaran Sekawan Sejahtera (SSS) yang masih terus dilaksanakan.
Terhadap program yang belum ada, lanjutnya Pemkot akan melakukan revisi terhadap RPJMD.
“Kami menilai Infrastrur paling utama, termasuk Rumah Sakit tersebut dan itu tidak akan berpengaruh ke SKPD lainnya, apalagi bisa mengencangkan ikat pinggang itu tidak mungkin. Untuk 2016 ini saja kita tidak akan melakukan pengadaan mobil dan lainnya. Infratrukstur tetap jalan namun pelayanan kepada masyarakat tetap diberikan,” tukasnya. (tya)