Dewan Wajib Sertakan Dokumentasi

by -

*Ketika Kunjungan Kerja ke Luar Daerah

PANGKALPINANG – Demi menghindari adanya SPPD fiktif saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) yang dilaksanakan Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Dedy Yulianto mengaku sepakat agar seluruh agenda kunker anggota dewan diwajibkan menyertai foto kegiatannya.
Sebab, Wakil Ketua DPRD Babel itu menduga, bahwa selama ini ada anggota DPRD Babel yang hanya mengambil uangnya SPPD nya saja. Sementara dewan yang bersangkutan tidak berangkat.
“Ya, ini kan untuk meminimalisir dugaan masyarakat terkait kunker itu sendiri. Saya duga pasti ada yang tidak berangkat tapi mengambil uang SPPD nya,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Senin (7/9) kemarin.
Disinggung besaran uang SPPD yang diterima dewan saat kunker dewan. Ketua DPD Partai Gerindra menyampaikan bahwa nominal uang yang diterima sama, apakah itu anggota ataupun unsur pimpinan yakni Rp730 ribu perhari. “Semua SPPD sama Rp730 ribu perhari rata-rata kunker 3 hari jadi Rp2.190 ribu,”ungkapnya.
Dalam sebulan lanjutnya kunker yang dilakukan oleh anggota dewan keluar daerah mencapai 3 kali dengan total SPPD per orang mencapai kurang lebih Rp6.500 ribu. “Ya lumayan kalau mereka fiktif kehadirannya uang yang di dapat Rp.6.500 ribu,” terangnya.
“Nah untuk meminimalisirnya mereka pimpinan mewajibkan setiap kunker, anggota DPRD Babel wajib menyertai foto kegiatan kehadiranya. Kan di foto itu ketahuan hadir atau tidaknya anggota dewan kunker,” tukasnya.
Sementara itu, Badan Kehormatan DPRD Babel Yusderahman yang saat itu sedang berada di ruang Deddy mengaku bahwa secara sanksi tidak ada, semua itu kembali ke etika seorang anggota dewan. “Tidak, tidak ada sanksi dari BK semua kembali ke etika anggota dewan itu sendiri,” tukasnya.(iam)