Di Kota Ini, Setiap Bulan Ada 300 Janda Baru

by -
Di Kota Ini, Setiap Bulan Ada 300 Janda Baru

belitongekspres.co.id, GROBOGAN – Sepanjang Januari hingga November 2019, rata-rata ada 300 janda baru tiap bulan. Itu berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Grobogan. Mereka yang cerai didominasi dengan pasutri yang usia perkawinannya kurang dari lima tahun.

Hakim Pengadilan Agama Grobogan Sudjadi menerangkan, hanya di bulan Mei jumlah perkara yang masuk paling sedikit. Yakni 196 perkara saja. Sedangkan, di bulan lain, rata-rata mencapai 300 kasus. Bahkan, pada Januari mencapai 447 perkara yang diajukan.

Pada Februari, perkara yang masuk ada 264. Lalu Maret ada 277 perkara dan April 282 kasus. Sedangkan, bulan Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, dan November berturut-turut yakni 346, 403, 328, 337, 422, dan 376 perkara.

”Faktor penyebabnya bermacam-macam. Yang dominan karena merantau. Dalam pengertian, pergi, merantau, kemudian ngilang. Alamatnya tidak diketahui lagi. Kalau dalam istilah PA, gaib,” kata Sudjadi.

Selain itu, alasan lain yang menjadi sebab para pasangan menikah itu berpisah. Yakni pihak suami dipenjara lebih dari lima tahun, sakit permanen, cacat, dan kawin paksa atau perjodohan. Meski begitu, paling banyak penyebabnya yakni pertengkaran dan persilihan. Jumlahnya hingga 1.072 kasus.

Sementara itu, berdasarkan data yang sama, angka perkara yang masuk di PA Grobogan dalam beberapa tahun terakhir juga cenderung meningkat. Pada 2017, jumlah total perkara yang masuk yakni 3.535, dan pada 2018 ada 3.689 perkara. Pada akhir tahun nanti, jumlah totalnya di sepanjang tahun ini juga diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya. (ks/ful/lid/top/JPR)

Artikel ini sudah dimuat di radarkudus.jawapos.com dengan judul Setiap Bulan Ada 300 Janda Baru di Grobogan