Di tengah Wabah Corona, Pemuda Pongok Ini Malah Curi Hp untuk Beli Lem Aibon

by -
Di tengah Wabah Corona, Pemuda Pongok Ini Malah Curi Hp Untuk Beli Lem Aibon
Tersangka Mursalin saat diamankan di Polsek Tanjungpandan, Kamis (2/4) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pernah mendekam di penjara, nampak tak membuat Mursalin (19) insaf. Malah semakin parah. Di tengah Wabah Virus Corona Pemuda Pongok Bangka Selatan ini, kembali beraksi di Jalan Dewi Sartika, Tanjungpandan, Selasa (31/2).

Namun aksi mencuri handphone (Hp) tersebut gagal, setelah sang pemilik memergoki pada saat mengambil barang yang diincar. Hingga akhirnya salah satu seorang saksi atas nama Tama, melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan Ipda I Made Wisma mengatakan, pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Setelah resedivis ini berhasil ditangkap oleh saksi atas nama Tama.

“Waktu melakukan aksinya, salah satu seorang saksi melakukan pengejaran. Setelah berhasil ditangkap, pelaku langsung diserahkan ke Polsek Tanjungpandan,” kata Ipda I Made, kepada Belitong Ekspres, Kamis (2/4) kemarin.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku sudah mengintai rumah tersebut. Sekitar Pukul 23.00 WIB dia masuk ke dalam rumah, melalui cendela. Setelah berhasil masuk, Mursalin mengambil handphone milik korban yang diletakan di lemari samping TV.

“Setelah mendapatkan hape tersebut korban sempat kabur. Dan aksinya diketahui korban. Setelah itu, pelaku membuang hape yang berhasil dicuri di seputaran rumput daerah rumah korban,” jelas I Made.

Berdasarkan keterangan pelaku yang sudah ditetapkan tersangka ini, dia nekat melakukan pencurian lantaran ketagihan ngelem aibon. Rencanannya, uang hasil pencurian dibuat untuk membeli lem tersebut.

Atas perbuatannya, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 ayat 1 ke 5 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pencurian. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian Rp 300 ribu.

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dasar-dasar penetapan tersangka, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti,” pungkas Ipda I Made. (kin)

Editor: Yudiansyah