Di Terminal Selindung Sepi

by -

PANGKALPINANG – Arus mudik di terminal Selindung masih sepi penumpang pada H-4 Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah. Berdasarkan pantauan di terminal bus Selindung rute Kota Pangkalpinang – Sungailiat Kabupaten Bangka pada Senin (13/7) sekitar pukul 09.30 WIB masih sepi penumpang.
Terlihat hanya beberapa orang calon penumpang menunggu keberangkatan bus dan terlihat beberapa bus dan travel kosong penumpang. Sementara itu, kondisi lalu lintas di kawasan terminal terpantau normal dan lancar. “Selama arus mudik ini, calon penumpang masih sepi dan belum mengalami lonjakan,” kata salah seorang sopir bus Perdi, Senin (13/7).
Menurut dia sepinya calon penumpang ini karena kondisi perekonomian yang melesu, sehingga masyarakat enggan untuk melakukan mudik Lebaran atau sekedar berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran di Kota Pangkalpinang. “Biasanya, warga di daerah kabupaten sudah ramai ke kota untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran, namun tahun ini, masih sepi,” ujarnya. Untuk itu, kata dia, para sopir bus mengurangi aktivitas kendaraan untuk mengurangi biaya operasional yang cukup tinggi.
“Kami terpaksa menunggu tempat duduk bus penuh, jika masih banyak kosong jelas akan rugi, apalagi kurangnya penumpang yang naik di tengah perjalanan,” katanya. Kondisi serupa terjadi di Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang. Pantauan di lokasi terminal, sejumlah bus jurusan Kota Pangkalpinang – Muntok dan Muntok – Kota Pangkalpinang atau Kota Pangkalpinang-Toboali dan sebaliknya yang biasanya selalu ramai keluar masuk terminal untuk menaikkan dan menurunkan penumpangnya, namun pada Senin tampak sepi.
Demikian juga dengan sejumlah bus dan travel yang berangkat dari Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang rata-rata tidak mendapatkan penumpang, sehingga para sopir tersebut harus menunggu penumpang di luar terminal. Bukan hanya bus dan travel yang sepi penumpang, namun sejumlah angkutan kota (Angkot) jurusan Pasar Pembangunan Pangkalpinang (Swalayan Ramayana) tujuan Terminal Kampung Keramat dan sekitarnya juga sepi penumpang.
Iskandar, salah satu sopir bus jurusan Muntok – Pangkalpinang mengemukakan pada arus mudik tahun ini, penumpang yang ia bawa dari Muntok ke Pangkalpinang atau sebaliknya, turun drastis karena kondisi ekonomi masyarakat yang melemah. “Pagi ini dari Muntok hingga Pangkalpinang saya hanya membawa dua orang penumpang yang merupakan ibu rumah tangga yang hendak ke Pasar Pangkalpinang untuk membeli aneka kebutuhan Lebaran,” ujarnya.
Ia mengatakan, meskipun penumpang sepi, namun ia harus tetap menjalankan rutinitasnya sebagai seorang sopir bus untuk mencari uang tambahan selama menjelang perayaan Idul Fitri dan sebagai persiapan kebutuhan setelah Lebaran nanti. Sementara Wandi, sopir travel Pangkalpinang – Muntok dan Muntok – Pangkalpinang mengemukakan arus mudik tahun ini kurang jika dibandingkan mudik tahun sebelumnya.
“Selama musim mudik perusahaan pemilik travel tempatnya bekerja tidak menaikkan harga tiket dari Pangkalpinang ke Pelabuhan Tanjung Kalian atau sebaliknya mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang melesu akibat harga timah anjlok,” katanya.(ant/rb)