Dibunuh? Pria Ini Tewas Bersimbah Darah di Gubuk Kawasan Desa Cerucuk

by -
Dibunuh? Pria Ini Tewas Bersimbah Darah di Gubuk Kawasan Desa Cerucuk
Polisi saat mengevakuasi jasad korban kasus dugaan pembunuhan.

belitongekspres.co.id, BADAU – Seorang pria bernama Arifin (56) ditemukan tewas bersimbah darah di Gubuk yang berada di Jalan Jawa kawasan Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Jumat (29/1) siang.

Belum diketahui pasti penyebab utama tewas duda ini. Namun diduga pria yang sehari-hari tidak bekerja tersebut tewas dibunuh. Hingga saat ini pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya yang bernama Winda (13). Saat itu sekitar pukul 12.00 WIB, dia hendak ke rumah kakeknya. Yakni untuk mengantar Bantuan Langsung Tunai, dari pemerintah.

Setiba di lokasi, wanita ini membuka pintu. Lalu dia terkejut melihat Arifin sudah tergeletak bersimbahan darah di bagian kepalanya. Melihat hal itu, dia lalu melaporkan kepada ibunya.

Setelah itu, dia juga memberitahukan ke warga setempat. Hingga akhirnya masyarakat menginformasikan kasus ini ke jajaran Polres Belitung dan Polsek Badau.

“Saya melihat, kakek (Arifin) berlumuran darah di bagian kepala. Posisinya ditutup dengan menggunakan kain. Setelah itu saya langsung sampaikan ke ibu,” kata Winda.

Usai mendapat informasi dari masyarakat, Jajaran Polres Belitung dan Polsek Badau langsung menuju ke lokasi. Yakni melakukan identifikasi olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.

Polisi kemudian membawa korban ke RSUD dr H Marsidi Judono untuk dilakukan visum luar. Dari hasil visum yang dilakukan RSUD dr HbMarsidi Judono ditemukan adanya indikasi kekerasan.

Kepala instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr H Marsidi Judono dr Gunawan Natta mengatakan, pria itu diperkirakan meninggal kurang lebih selama 8 jam, sebelum dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

“Tadi kita mulai visum luar pada Pukul 16.03 WIB. Korban diperkirakan meninggal kurang lebih enam hingga delapan jam sebelum dibawa ke RSUD,” kata dr Gunawan kepada wartawan.

Dia menjelaskan, dari hasil visum ditemukan adanya bekas pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala korban. “Selain itu juga ada luka memar di bagian tubuh korban,” pungkasnya.

Sementara itu dari pihak kepolisian masih belum bisa berkomentar mengenai kasus tersebut. Sebab mereka masih melakukan penyelidikan pasca terjadinya kasus dugaan pembunuhan tersebut. (kin)