Dihajar Orang, Korban Lapor Polisi

by -

*Pelaku Masih Dikejar Polisi, Ciri Berbadan Kurus Tinggi  Sekitar 160 cm

TANJUNGPANDAN-Tak terima lantaran anaknya dihajar oleh seseorang yang tak dikenal, seorang ayah yang diketahui bernama Ruslan (39) warga Pulau Kuil Desa Gersik Kecamatan Selat Nasik melapor ke Polres Belitung.
Anak Ruslan yang diketahui bernama Hermawan dipukul seseorang yang tak dikenal di Pasar Ikan Tanjungpandan, Jumat (24/7) malam lalu. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka lebam di bagian wajahnya. Pelaku diketahui memiliki ciri berbadan kurus dengan tinggi sekitar 160 sentimeter.
Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dijelaskan Kabag Ops, penganiayaan ini bermula saat korban bernama Hermawan mengendarai sepeda motornya di kawasan Pasar Ikan Tanjungpandan.
Saat melintas di lokasi tersebut, korban diberhentikan oleh seseorang tak dikenal. Setelah diberhentikan, pelaku tiba-tiba meminta korban untuk mengantarkan ke suatu tempat yang tidak di ketahui korban.
“Korban yang merasa takut, akhirnya dia (Hermawan,red) menolaknya. Merasa kesal permintaannya tidak dikabulkan korban, pelaku kemudian mendorongnya hingga terjatuh dari sepeda motor,” ujar Kompol M Nizar kepada Belitong Ekspres, Senin (27/7) kemarin.
Setelah terjatuh, korban lantas berteriak minta tolong karena merasa terancam dengan perbuatan pelaku. Lagi-lagi pelaku pemukulan memberikan bogem mentah ke muka korban hingga mengalami luka memar di wajah.
“Usai menghajar korban, pelaku melarikan diri. Setelah itu, korban menemui orang tuanya dan mengadu kalau ia sudah dihajar seseorang yang tak dikenal di Pasar Tanjungpandan,” tutur Kabag Ops Polres Belitung Kompol Nizar.
Mengetahui anaknya menjadi korban pemukulan orang tak dikenal, ayah korban yang merasa tak terima, langsung melaporkan perbuatan tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belitung.
“Saat ini, kami masih berusaha untuk mencari keberadaan pelaku, sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan korban pada saat itu,” pungkasnya. (kin)