Diisukan Main Proyek, Kajari Berang

by -

*Bantah ada Titipan, Siap Mengundurkan Diri Jika Terbukti

MANGGAR-Kepala Kejaksaan (Kajari) Manggar, Adhi Prabowo SH, terlihat berang dengan munculnya isu oknum Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggar ikut bermain proyek. Isu tak sedap yang terdengar, ada oknum Kejari mendapat titipan proyek dari sejumlah dinas atau Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Beltim.
Kepada Belitong Ekspres, Adhi Prabowo membantah dengan keras jika ada oknum Kejari Manggar ikut bermain proyek. Bantahan itu disampaikan saat ditemui BE di ruang kerjanya,  Rabu (9/4), kemarin.
“Pernah ada oknum Kepada dinas di Pemkab Beltim yang ngomong ke Bupati bahwa ada proyek titipan orang depan (Kantor depan-red). Nah hal inilah yang membuat saya tersinggung dan membantah jika orang depan yang dimaksud itu, siapa? Jangan katakan orang depan, karena kita juga orang depan (pegawai yang bertugas di kantor dengan posisi di depan Kantor Dinas Bupati Beltim, red),” ungkap Adhi.
Adhi pun mempersilahkan untuk memeriksa dan mengecek, jika memang oknum Kejari Manggar ada yang bermain proyek. “Silahkan saja dicek, selama saya menjabat menjadi Kajari Manggar dan periksa juga pegawai kami jika memang benar ada yang main proyek. Jika saya terbukti bermain proyek, saya akan mundur dari Jabatan saya ini,” tegas Adhi.
Ia kembali menegaskan di depan Kantor Bupati Beltim ada tiga kantor yang berjejer yaitu, Kantor DPRD Beltim, Kantor Kejari Manggar dan Kantor Polres Beltim. Untuk itu, harus dijelaskan langsung oknum kantor yang dimaksud, agar tidak ada yang dicurigai.
“Jika memang orang dewan yang sebut saja orang dewan, jika Kami (Kejari,Red) katakan dengan jelas, jika memang anggota Polres sebutkan. Ini hanya katakan ada titipan orang depan yang ingin bermain proyek, nah jadi siapa yang bermain sesungguhnya?” ungkapnya dengan nada serius.
Meski demikian, Kajari enggan menyebutkan nama oknum kepala dinas yang menyebut ada titipan proyek orang depan kepada Bupati Beltim. “Oh tidak, yang katakan hal itu kan Pak Bupati. Dan Pak Bupati dapat informasi katanya ada Kepala dinas yang katakan, ada titipan proyek punya orang depan (Kantor depan-red),” pungkas Adhi. (feb)