Dilarang Merokok Diatas Kapal

by -

PANGKALPINANG – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengeluarkan larangan merokok bagi penumpang kapal untuk mencegah musibah kebakaran selama arus balik Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah. “Saat ini, masih ada penumpang kapal yang merokok di atas kapal, sehingga rawan terjadi kebakaran di kapal tersebut,” kata Kepala KSOP Pangkalbalam, Adriawan Simanungkalit, Kamis (23/7).
Selama ini, kata dia, rata-rata kebakaran di kapal disebabkan oleh api puntung rokok penumpang. Seperti kejadian pada 2013, kapal cepat Express Bahari rute Pelabuhan Pangkalbalam tujuan Pelabuhan Tanjungpandan terbakar karena api puntung rokok penumpang. “Kapal-kapal berbahan fiber dan sampah yang mudah terbakar, sehingga diminta penumpang tidak merokok selama perjalanan menuju tujuan,” ujarnya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya telah menyosialisasikan larang merokok ini kepada perusahaan pelayaran dan calon penumpang kapal, sebagai antisipasi ini musibah kebakaran di kapal penumpang tersebut. “Selama arus mudik Lebaran ini, belum ada kejadian atau musibah yang akan mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketertiban penumpang kapal,” ujarnya. Namun demikian, kata dia, diharapkan perusahaan tetap mewaspadai segala kemungkinan kejadian musibah yang akan mengganggu arus balik Lebaran ini.
Sementara itu, nakhoda Express Bahari Dedek Kurniawan menyatakan pihak telah melakukan larangan merokok di atas kapal tersebut. “Kami melakukan pengawasan dan apabila ditemukan penumpang yang merokok di atas kapal langsung diminta untuk mematikan rokok, untuk mengantisipasi kebakaran kapal,” katanya.(ant/rb)