Dinas Luar Daerah, Pejabat Wajib Bawa Buku

by -

MANGGAR – Para pimpinan, pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah wajib memberikan sumbangan minimal satu buah buku. Sumbangan buku ini nantinya akan diperuntukkan untuk menambah koleksi di Perpustakaan Daerah Kabupaten Beltim.

Kewajiban menyumbangkan buku ini tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Beltim Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri Bagi Bupati dan Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tidak Tetap di Lingkungan Pemkab Beltim.
Dalam Pasal 29 Perbup yang berlaku sejak Senin, 23 Februari 2015 ini dinyatakan, bahwasanya setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menyelesaikan perjalanan dinas wajib menyediakan minimal 1 (satu) buah buku untuk disumbangkan ke Perpustakaan Daerah.

“Ini kebijakan pimpinan, aturan ini hanya berlaku untuk PNS saja. Awalnya semua yang melakukan perjalanan dinas menggunakan APBD wajib menyumbangkan buku. Namun setelah dibahas bersama legislatif, akhirnya disepakati aturan ini berlaku khusus bagi PNS,” terang Kepala Sub-Bagian Dokumentasi dan Informasi Hukum Bagian Hukum Sektretariat Daerah Dela Wahyudi Rinursyah, kepada wartawan, Rabu (25/2).

Untuk buku-buku yang akan disumbangkan, tambah Dela, bisa buku bacaan apa saja, baik buku referensi, simulasi, fiksi, non-fiksi atau pelajaran. Aturan mengenai buku-buku apa saja nantinya akan dibuatkan Surat Edaran dari Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Beltim.

“Begitu PNS membuat laporan mengenai hasil perjalanan daerah, PNS tersebut wajib mengumpulkan buku yang akan Ia sumbangkan. Sumbangan nanti akan dikumpulkan di SKPD masing-masing dan akan diberikan untuk menambah kolekasi buku di perpustakaan daerah kita yang masih banyak kekurangan koleksi buku,” terang Dela.

Sekretaris Daerah (Sekda) Beltim Talafuddin menyambut baik aturan yang mewajibkan PNS menyumbangkan buku sesuai melakukan perjalanan dinas. Pimpinan PNS tertinggi di Kabupaten Beltim ini mengatakan hal ini dapat menambah minat baca di kalangan PNS dan mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Beltim.

“Ini kebijakan yang bagus. Yang dibuat oleh Kepala daerah, Kalau kita sudah beli buku kan biasanya ada minat untuk membacanya lebih dulu sebelum disumbangkan. Nah ini dapat menumbuhkan budaya dan menambahkan minat membaca pegawai kita. Ini strategi untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan SDM dan menambah pengetahuan bagus. Sambil beramal dapat ilmu,” kata Talafuddin. (feb)