Dindik Beltim Buka Lowongan Beasiswa Bagi Keluarga Tidak Mampu

PPK Penyediaan Beasiswa Bagi Keluarga Tidak Mampu pada Program Peningkatan Kualitas Pendidikan, Dindik Beltim Alfian

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah daerah Kabupaten Beltim melalui Dinas Pendidikan membuka kesempatan bagi anak-anak lulusan SMA/SMK yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan beasiswa permanen tahun anggaran 2019.

RajaBackLink.com

Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 10 Juni dan akan berakhir tanggal 14 Juni di kantor Dinas Pendidikan, Kompleks Perkantoran Manggarawan Terpadu.

PPK Penyediaan Beasiswa Bagi Keluarga Tidak Mampu pada Program Peningkatan Kualitas Pendidikan, Alfian menyatakan pihaknya telah mengawali pendaftaran dengan pemberitahuan kepada masyarakat di Desa-Desa dengan melibatkan Dinas Sosial.

“Kita meminta bantuan ke Dinas Sosial melalui bidang Pemdes untuk memberitahukan ke desa-desa. Kita memang tidak ada sosialisasi langsung jadi kita minta bantuan langsung ke mereka untuk menyebarluaskan info itu ke Desa agar diteruskan ke masyarakat,” ungkap Alfian saat ditemui BE, Selasa (11/6) kemarin.

Menurut Alfian, program beasiswa permanen bagi anak keluarga tidak mampu merupakan merupakan tindak lanjut dari MoU antara Pemkab Beltim beberapa waktu lalu. Total ada sebanyak 13 orang akan berkesempatan menerima beasiswa di tiga perguruan tinggi.

Baca Juga:  Mesin Penyulingan Air Bersih Pulau Bukulimau Rusak

“Dalam hal ini pak Bupati dengan tiga perguruan tinggi yakni IPB, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Jogjakarta,” sebutnya.

Bagi yang berminat, lulusan SMA/SMK yang berasal dari keluarga tidak mampu harus mengikuti seleksi administrasi terlebih dahulu yang diseleksi Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim.

“Syarat dan ketentuan berlaku, ada syarat umum dan syarat khusus. Untuk syarat umum Karena ini ditujukan bagi keluarga tidak mampu berarti seleksinya di kita. Sedangkan syarat khusus sudah menjadi ketentuan dari perguruan tinggi masing-masing,” kata Alfian.

Adapun fasilitas beasiswa yang bakal diterima mahasiswa keluarga tidak mampu selama menjalani perkuliahan di tiga perguruan tinggi tersebut meliputi biaya hidup, biaya pondokan, biaya semster, uang praktikum hingga uang buku.

“Inikan namanya beasiswa permanen atau penuh yang akan kita berikan bantuan selama dari semester 1 hingga 10 dalam hal ini, 5 tahun. Disitu yang ditanggung semuanya,” sebut Alfian.

Dikatakan Alfian, sesuai tujuan MoU yang telah disepakati adalah menghasilkan sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan daerah. Karenanya, pilihan jurusan atau program studi yang ditawarkan merupakan kebutuhan daerah.

Baca Juga:  Pekerja Kafe Gempar Tewas Karena Sakit

“Yang menjadi output, Pemda dalam hal ini Bupati memang menginginkan kerjasama ini sesuai dengan kebutuhan yang ada di daerah. Makanya ketika kerjasama dengan IPB, beliau (Bupati) menginginkan mahasiswa ini jurusan atau program studi disesuaikan dengan kebutuhan kita di daerah,” sebut Alfian.

Ia menguraikan, Pemkab Beltim akan mengambil empat program studi di Institut Pertanian Bogor (IPB) antara lain program studi manajemen sumber daya lahan, program studi agronomi dan holtikultura, program studi manajemen sumber daya perairan, program studi silvikultur.

Penempatan pada Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung akan mengambil program studi destinasi wisata. Sedangkan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional belum menentukan program studi karena seleksi lanjutan akan dilakukan perguruan tinggi.

“Harapannya seperti yang disebutkan dan keinginan pak Bupati ketika mereka selesai, 13 orang itu mereka bisa mengabdi di Beltim,” kata Alfian.

“Di tiga perguruan tinggi tersebut kita sudah bertemu langsung dengan pihak kampus, mereka berharap ketika nanti mahasiswa yang kita beasiswakan bisa dibuka formasi penerimaan PNS. Tetapi bukan berarti mereka menjadi prioritas tetap akan bersaing,” ulasnya. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply