Dindik Beltim Tutup 1 SD di Pulau Sekunyit

by -
Dindik Beltim Tutup 1 SD Pulau Senyukit
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Alfian.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Beltim menutup satu Sekolah Dasar (SD) di pulau Sekunyit Desa Batu Penyu. Penutupan sekolah tersebut berdasarkan hasil evaluasi Dinas Pendidikan pada saat mengunjungi pulau Sekunyit pertengahan tahun 2020 lalu.

“Kita melakukan kunjungan ke SD tersebut sudah tidak ada, tidak ada aktiftas belajar mengajar sama sekali karena memang ditarik ke darat. Dari situ kita mengambil keputusan bahwa SD tersebut sudah harus ditutup karena tidak ada aktifitas,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindik Beltim, Alfian kepada Belitong Ekspres, Selasa (1/5).

Ketiadaan siswa di SD yang teregister nomor 11 Gantung merupakan imbas kepindahan seluruh penduduk pulau Sekunyit ke beberapa desa di kecamatan. “Sudah tidak ada warga di Pulau Sekunyit karena memang sudah naik ke daratan seperti Desa Lenggang, Gantung atau Selinsing. Sehingga otomatis siswa juga ikut ke darat,” katanya.

Alfian mengakui, para siswa asal pulau Sekunyit sudah pindah sejak pertengahan tahun 2020 lalu. Bahkan aktifitas belajar mengajar dilakukan di rumah guru mereka yang ada di daratan. “Beberapa waktu lalu, memang sempat terjadi proses belajar mengajar di rumah guru karena belum ada mutasi siswanya dari pulau selama kurang lebih 1 semester,” terangnya.

Diakui Alfian, selama ini jumlah siswa di sekolah tersebut relatif sedikit karena jumlah penduduk pulau juga sedikit. “Siswanya memang hanya 10 orang, ditambah guru, tenaga pendidik dan kependidikan,” kata Alfian.

Ia menambahkan, penutupan sekolah juga telah diikuti dengan proses mutasi siswa dan guru ke beberapa sekolah di daratan. “Mereka tetap akan dimutasi ke sekolah terdekat dari rumah tempat tinggal mereka. Guru juga akan kita proses dan dimutasikan ke beberapa sekolah yang gurunya pensiun termasuk juga kepala sekolahnya,” sebutnya.

Selama ini, ada 4 Sekolah Dasar yang berada di pulau berpenduduk yakni SD 29 Manggar di pulau Bukulimau, SD 16 Gantung di Pulau Long, SD 11 Gantung Sekunyit dan SD 10 Simpang Pesak di pulau Batun dan Ketapang. Dengan ditutupnya sekolah di pulau Sekunyit berarti tinggal 3 sekolah di pulau. (msi)