Dinsosnaker Ancam Polisikan Orang Tua

by -

//Apabila Paksa Anak untuk Bekerja

    PANGKALPINANG – Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Pangkalpinang mengancam akan mempolisikan orangtua yang membiarkan anaknya yang masih dibawah umur untuk bekerja, salah satunya menjadi penjual koran.
    “Saya akan polisikan orangtua kalau membiarkan anaknya menjadi gelandang, pengemis dan penjual koran. Itu sama saja eksploitasi anak namanya,”tegas Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Mikron Antariksa, Rabu (17/6) kemarin.
    Ancaman Mikron cukup beralasan, sebab beberapa kali Dinsosnaker melakukan penertiban terhadap gelandangan, pengemis dan anak jalanan namun tetap saja anak-anak dibawah umur masih melakukan tindakan tersebut. Padahal seharusnya anak-anak tersebut mengenyam pendidikan sesuai dengan usia masing-masing.
    “Kita sudah sering melakukan penertiban tetapi masih saja ada anak-anak yang menjadi pengemis, penjual koran. Tentu saja orangtua anak itu mengetahui putra mereka berkeliaran di jalan,” katanya.
    Untuk itu, dia meminta agar orangtua lebih memperhatikan kegiatan anak-anaknya. Jangan sampai orang tua membiarkan anaknya bekerja, karena usia mereka belum pantas untuk bekerja. “Janganlah memeras tenaga anak-anak demi uang, padahal anak-anak seharusnya belajar dan bermain, bukan bekerja apalagi di jalanan,” tegasnya.
    Permintaan itu, kata Mikron sejalan dengan Perda Pangkalpinang No 7 tahun 2015 yang mengatur masalah gelandangan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal). Dengan Perda itu, dia berharap Ibukota Bangka Belitung (Babel) ini bebas dari gepeng dan anjal.
Mengenai Gepeng dan anjal tersebut, Dinsosnaker akan memperlakukan dengan baik.
    Gepeng katanya, akan diberikan pelatihan keahlian agar dapat bekerja nantinya, sementara Anjal akan dikembalikan kepada orangtua untuk diberikan pendidikan. “Gepeng dan anjal perlu diperlakukan dengan baik selayaknya juga manusia, bagi anjal yang memiliki keahlian akan kita beri pelatihan agar nantinya bisa mandiri, ” jelasnya.
    Ia menambahkan, Dinsosnaker juga akan melakukan penertiban keseluruh titik-titik yang kemungkinan terdapat anjal dan gepeng untuk mengantisipasi menjamurnya gepeng dan anjal pada bulan ramadhan ini. “Selama bulan ramadhan kita akan terus melakukan razia rutin, insaallah akan kita gelar seminggu sekali untuk mengantisipasi menjamurnya gepeng ini, ” tukasnya. (tya)