DiPHK- 10 Pekerja Mengadu ke DPRD

by -

*Akan Datangkan Pihak Perusahaan

TANJUNGPANDAN-Sebanyak sepuluh orang dari enam belas orang karyawan dari tiga perusahaan yakni, PT Kaulindo Sakti Perkasa (KSP), PT Alter Abadi (AA) dan PT Napindo Kaolin Abadi (NKA) Selasa (23/6) siang kemarin, mendatangi Kantor DPRD Belitung guna meminta penyelesaian atas pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh pihak perusahaan. Pasalnya, mereka di PHK dengan dalih pergantian sistem kerja sedang masa kontrak selama setahun belum selesai.

“Kami kerja baru jalan empat bulan padahal masa kontrak setahun belum habis. Tiba-tiba pihak perusahaan bilang ke kami bahwa terhitung sejak satu Juni 2015, kalian (karyawan,red) sudah tidak bisa lagi terima gaji seperti biasanya karena ada perubahan sistem kerja,” ungkap Haryono salah satu karyawan asal PTKSP itu.

Haryono menceritakan, pihaknya sudah berupaya meminta copian surat dari pimpinan perusahaan di Jakarta terkait adanya pemberlakuan sistem baru tersebut. Namun, Manager Perusahaan tidak mengizinkan sama sekali. “Makanya, kami mau minta tolong kepada para wakil rakyat untuk bisa membantu kami dalam menyelesaikan perkara ini,” ujarnya.

Sementara itu, kedatangan mereka para karyawan ke DPRD Selasa (23/6) kemarin, ditemui langsung oleh Wakil Ketua Komisi III Mintet dan Sekretaris Komisi Rudi Hartono bersama sejumlah anggota Komisi III  lainnya, Saryadi, Ansori dan Rusdianto.

Mintet mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak perusahaan jika para karyawan korban PHK itu, melayangkan surat kepada Ketua DPRD Belitung Taufik Rizani. Setelah di disposisi, baru akan digelar pertemuan bersama di DPRD. “Jadi, kami masih menunggu surat masuk dari pihak pekerja. Setelah itu, baru kami adakan pertemuan,” kata Mintet.

Dikatakan, dengan digelar pertemuan bersama nantinya maka kejelasan permasalahan itu akan terungkap secara jelas. “Nanti kami akan tetap panggil kedua belah pihak (Perusahaan dan karyawan, red) untuk memediasi persolan itu. Termasuk pihak Dinas Dosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Belitung,” tutup Mintet.(mg2)