Dipindah ke Kampung Dul

by -

PANGKALPINANG – Rencana pembangunan Tin Tower oleh PT Timah (Persero) Tbk yang hingga kini belum juga terealisasi, masih terkendala persoalan klasik. Yakni lahan yang belum ada. Untuk mengatasi hal tersebut PT Timah Tbk akan memindahkan pembangunannya dari rencana semula yakni dari Girimaya ke Kampung Dul Kabupaten Bangka-Tengah (Bateng.
“Persoalan lahan yang selama ini menjadi kendala untuk pembangunan Tin Tower di Pangkalpinang. Padahal Bupati Belitung sudah meminta agar Tin Tower dibangun di Pulau Belitung, mereka siap menyediakan lahannya. Namun, saya bilang tidak semudah itu memindahkan pembangunan Tin Tower dari Bangka ke Belitung,”kata Direktur Utama PT Timah Tbk Sukrisno, Rabu (27/1).
Sukrisno mengatakan, dirinya sudah menyampaikan rencana dipindahkannya pembangunan Tin Tower tersebut ke Gubernur Babel Rustam Effendi dan Walikota Pangkalpinang M Irwansyah.”Jawab Gubernur tidak masalah yang penting masih tetap di Babel. Sementara Pak Wako tidak mempermasalahkannya, beliau mengerti alasannya,”jelas Sukrisno.
Ditambahkannya, rencana pembangunan Tin Tower di atas lahan seluas 20 hektare selain akan dibangun hotel juga terdapat beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti tempat wisata.”Di atas Tin Tower itu akan dibangun restoran dan di bawahnya dibangun berbagai fasilitas lainnya. Namun selesaikan dulu rencana pembangunan Tin Tower, baru setelah itu pembangunan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Sukrisno. Pembangunan Tin Tower itu sangat baik sekali, dalam rangka pengembangan daerah dan dijadikan sebagai destinasi pariwisata. Karena penerbangan dari Pangkalpinang ke Jakarta hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit.
“Jika selama ini wisatawan berkunjung ke Babel hanya untuk melihat pariwisata pantainya, dengan adanya Tin Tower ini menjadi pilihan lain. Sebab jarak Pangkalpinang –  Jakarta dengan menggunakan pesawat tidak terlalu lama,” imbuhnya. Selain itu kata Sukrisno, lapangan golf juga akan dibangun berkelas internasional. Sehingga wisatawan selain melihat keindahan pantai di Bangka, juga bisa bermain golf dengan taraf internasional. “Lapangan golf yang terdapat di Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau, walaupun jauh tetap ramai dikunjungi orang. Dari Jakarta ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam, lalu naik speed boat dari Pulau Batam menuju Pulau Bintan. Jika kita memiliki lapangan golf berkelas internasional, wisatawan tidak perlu waktu lama dalam perjalanan,” tukasnya. (Cr62)