Direktur RSUD Depati Hamzah Pangakalpinang Terpapar Corona

by -
Direktur RSUD Depati Hamzah Pangakalpinang Terpapar Corona
Direktur RSUD Depati Hamzah Pangakalpinang, dr Muhammad Fauzan.

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr Muhammad Fauzan dikabarkan terpapar virus Corona atau Covid-19. Bahkan kabar ini kini sudah beredar di masyarakat.

“Ya Benar, Pak Direktur RSUD Depati Hamzah positif Covid-19,” ungkap salah seorang pegawai RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang kepada Babel Pos, Sabtu (19/9/2020).

Menurut pegawai RSUD Depati Hamzah yang enggan disebutkan namanya ini bahwa dr Fauzan terkonfirmasi positif karena memiliki riwayat kontak erat dengan AK, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang yang berdinas di Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

“AK ini sempat menginap di rumah beliau (dr Fauzan-red), karena setelah pulang dari dinas luar, AK tidak diizinkan istrinya pulang ke rumah. Karena merasa kasihan, akhirnya dr Fauzan mengajak menginap di rumah dia,” beber pegawai ini.

Lebih lanjut pegawai ini mengatakan, dr Fauzan diambil swab pada Rabu (16/9/2020) lalu dan hari ini hasilnya dikabarkan sudah keluar.

“Hasilnya positif. Jadi, karena hasil dr Fauzan positif, saat ini dilakukan tracking terhadap sejumlah pegawai RSUD Depati Hamzah,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr Muhammad Fauzan saat dikonfirmasi harian ini melalui via handphonenya juga membenarkan hal tersebut.

Saat ini dirinya sudah menjalani isolasi mandiri di kediamannya lantaran dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gejala apapun.

“Ya benar saya positif Covid-19 dan hasil swabnya hari ini keluar,” kata Fauzan.

Namun Fauzan mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana dirinya terpapar virus tersebut. Hanya saja, pada 7 September lalu dirinya sempat melakukan perjalanan dinas luar ke Jakarta.

“Saya balik dari Jakarta ke Pangkalpinang pada 9 September. Setelah itu, saya menjalani isolasi mandiri di rumah saya bersama-sama pegawai bakeuda yang positif Covid-19.

Kalau kita tidak mau menyalahi kluster bakeuda gak enak juga, karena posisi kami ini sama. Dia ke Jakarta ngurusin TPP ASN pemkot dan saya terkait hibah gedung dari Kementerian Kesehatan,” tukas lulusan kedokteran Universitas Veteran Pembangunan Jakarta ini sembari mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (pas)