Disbudpar Rangkul Stakeholder

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangka Belitung (Babel) terus berupaya melakukan berbagai langkah strategi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Karena peningkatan kunjungan wisatawan dapat dijadikan salah satu indikator kemajuan sektor pariwisata yang sedang giat-giatnya digencarkan pembangunannya di daerah ini.
Dalam rilisnya, Kamis (19/2) kemarin, Kepala Disbudpar Babel KA Tajuddin mengungkapkan bahwa, berbagai strategi itu dilakukan dengan melibatkan banyak pihak, baik pihak Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Stakeholder dan pelaku wisata lainnya.
Baru-baru ini, Senin (16/2), salah satu strategi itu diimplementasikan dengan mengundang pengurus ASITA Babel, dalam rapat koordinasi membahas hal-hal terkait dengan pengalaman agen-agen perjalanan wisata dalam melayani wisatawan yang berkunjung ke Babel.
Pengalaman empirik itu kemudian, dijadikan salah satu sumber informasi penting bagi Pemerintah Daerah dalam membenahi pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Babel, sehingga kedepannya dengan melakukan berbagai pembenahan.
“Diharapkan para wisatawan yang  berkunjung ke Bangka Belitung akan terkesan serta membawa informasi positif tentang Bangka Belitung yang pada gilirannya turut serta pula mempromosikan Bangka Belitung kepada keluarga, kolega atau komunitasnya untuk berwisata ke Babel,” ujar Tajuddin.
Beberapa catatan pengalaman dalam melayani wisatawan yang disampaikan pihak Asita pada rapat koordinasi itu, antara lain menyangkut permasalahan kesulitan transportasi terutama ke pusat kota dan destinasi wisata. Selain itu, ketersediaan dan harga souvenir yang relatif mahal, keterbatasan dan ketiadaan toilet di obyek-obyek wisata, kualitas pelayanan SDM di bidang pariwisata yang relatif msih rendah. Seperti menyangkut pelayanan dan pengetahuan kepariwisataan pengemudi terutama yang ada di pulau Bangka yang kurang membantu memberi informasi tentang obyek-obyek wisata kepada penumpangnya, pramusaji restoran yang kurang profesional, kurang ramah dan lain sebagainya.
“Permasalahan-permasalahan tersebut, dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri instansi terkait Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perhubungan yang pada saat itu langsung merespon dan kemudian dijanjikan akan dilakukan pembenahan oleh instansi yang bersangkutan atau akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak Dinas terkait di Kabupaten/kota,” imbuhnya.
Tanggapan melihat antusiame yang tinggi yang diperlihatkan para peserta rapat koordinasi terkait dengan upaya pembenahan sektor pariwisata itu yang berlangsung di ruang rapat kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Babel. Dapat menjadikan Babel optimis akan pembangunan sektor pariwisata Babel kedepan.
“Ini akan jauh lebih baik, karena semua elemen terkait kepariwisataan menyatakan dukungan dan respon yang positif. Tindak lanjut dari rakor berupa masukan-masukan dari salah satu komponen pelaku wisata itu dijanjikan oleh SKPD terkait akan segera ditindak lanjuti sesuai Urgensi masing-masing SKPD,” tukasnya. (iam)

banner 1200x200

Baca Juga:  Gelar MRSF, Polres Beltim Targetkan 3.000 Peserta
Rate this article!
Tags:
author

Author: