Disnaker Turunkan Tim Pengawas

by -

PANGKALPINANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bangka Belitung (Babel) memastikan dalam waktu dekat ini akan menurunkan Tim pengawas untuk melakukan pemeriksaan ke perusahaan-perusahaan swasta yang ada di Babel.
Hal itu menurut Kadisnakertrans Babel, Didik Suprapto dilakukan guna memastikan apakah perusahaan-perusahaan di Babel sudah mematuhi aturan sesuai Undang-undang ketenagakerjaan yang ada.
“Sesegera mungkin pengawas kita akan turun ke lapangan agar perusahaan dapat mengikuti peraturan yang berlaku, karena sesuai UU nomor 23 itu pengawasan sudah jatuh ke Provinsi, dan mudah-mudahan semua perusahaan sudah mematuhi UU yang berlaku,” ujar Didik, Senin (2/3).
Baik perusahaan swasta maupun pabrik yang ada di Babel, ditegaskan Didik harus menjalankan UU tenaga kerja, begitupula untuk upah karyawan juga harus mengarah dengan Upah minimum Provinsi (UMP) yang sudah ditetapkan yakni Rp 2,1 juta.
“Untuk upah karyawan juga semua perusahaan maupun pabrik harus mengarah ke UMP, dan jumlahnya sesuai sektoral masing-masing, pastinya diatas UMP atau Rp 2,1 juta,” terang Didik.
Ia menambahkan, untuk perusahaan yang membandel bahkan tidak mematuhi UU yang berlaku, perusahaan tersebut akan dilaporkan ke Gubernur Babel dan di berikan sanksi sesuai tingkat kesalahannya, bahkan sanksi terberat yakni pencabutan izin usaha bagi perusahaan yang sudah berkali-kali diingatkan atau diberikan sanksi.
“Semua keputusan untuk menindaklanjuti perusahaan yang bandel itu adalah kewenang Gubernur, kita hanya sebatas mengawasi dan memberikan teguran atau sanksi, kalau terbukti ada yang bandel juga, sepenuhnya kewenangan kita serahkan ke Gubernur. Namun kita harap tidak ada perusahaan seperti itu,” tandasnya. (eza)