banner 728x90

Dispar Komit Dukung Penuh Pencegahan PSA

Life at ease with amazing nature| Leebong island

TANJUNGPANDAN-Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Belitung berkomitmen akan mendukung penuh upaya sejumlah pihak, mencegah Pariwisata Seks Anak (PSA). Bahkan dalam beberapa tahun terakhir kegiatan tersebut masuk dalam program rutin Dispar. Ini disampaikan Kepala Dispar Kabupaten Belitung Hermanto kepada Belitong Ekspres, Rabu (22/2) siang kemarin.

“Kami selalu berkomitmen untuk mendukung program- program tersebut. Sejak beberapa tahun terakhir, termasuk Tahun 2017 ini dan rencana Tahun 2018 mendatang, Dispar akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) secara rutin,” katanya, melalui jaringan seluler.

Disebutkan Hermanto, pada Selasa (21/2) lalu, pihaknya telah menggelar Bimtek Pencegahan eksploitasi anak dan HIV/AIDS  dan narkoba di Lingkungan Pariwisata. Pesertanya diikuti dari kalangan pelaku pariwisata seperti pengelola hotel (penginapan), travel, pramu wisata dan beberapa asosiasi serta komunitas terkait.

“Sedangkan nara sumber biasanya kami undang dari berbagai unsur yang berkompeten dibidangnya. Diantaranya pihak kementerian pariwisata,  Komisi AIDS Kabupaten,  BNNK, dan Lain-lain,” ujarnya.

Hermanto mengatakan melalui Bimtek tersebut diharapkan seluruh stakeholder pariwisata diharapkan dapat membantu pemerintah melakukan upaya-upaya pencegahan. Dan melindungi anak khususnya di Kabupaten Belitung dan Indonesia pada umumnya.

“Kegiatan ini dari sejak awal kami harap dapat mencegah hal-hal tersebut. Soalnya bukan tidak mungkin ada oknum yang memanfaatkan ruang kepariwisataan. Maka dari itu kegiatan-kegiatan yang bersifat illegal itu harus di cegah dari sejak dini, agar tidak terjadi di kemudian hari,” tandasnya.

Ditegaskan Hermanto, apabila kedepannya terjadi pelanggaran, maka pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut pada SKPD terkait dan Aparat Penegak Hukum. Termasuk pula pencegahan perdagangan orang (human traffiking).

“Biasanya ada tim sendiri untuk program perlindungan anak dan kekerasan terhadap perempuan. Kalau pengawasan orang asing juga ada tim yang dibentuk oleh Kantor Imigrasi, jadi tidak semua di pariwisata,” pungkasnya.(mg2)

Tags:
author

Author: