Disperindagkop: Dilarang Timbun Sembako!

by -

*Stok Gula Nasional Kosong, Harga Naik 30%

TANJUNG PANDAN-Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindakop PM) Kabupaten Belitung meminta para distributor sembako agar tidak melakukan penimbunan menjelang Ramadan ini. Karena itu, Disperindagkop PM mengundang para distributor sembako di Belitung untuk  melakukan koordinasi dalam sebuah rapat yang digelar di Kantor Diseprindagkop, Jalan Merdeka, Jumat (3/6), kemarin.

Kepala Disperindagkop PM, Adnizar mengatakan, pihaknya sengaja mengundang para Distributor sembako untuk mencegah penimbunan barang.  “Tadi kami habis rapat bersama Distributor, salah satunya memberitahukan kepada mereka agar tidak melakukan penimbunan barang khususnya menjelang Bulan Ramadan ini. Karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa gula pasir sekarang ini sedang naik harganya sebesar 30%, karena di tingkat nasionalnya stoknya kosong,” jelas Adnizar kepada Belitong Ekspres.

Selain itu, Adnizar meminta kepada distributor, supaya sembako dan barang-barang kebutuhan sehari-hari didistribusikan langsung kepada masyarakat.  “Tadi juga kita sampaikan  kepada mereka (distributor,Red), agar barang langsung melalui koperasi pasar. Karena selama ini mereka hanya mendistribusikan lewat toko-toko. Jadi, jika melalui koperasi pasar, nantinya kita berharap harga bisa di bawah harga pasar (lebih murah,Red),”  ungkap Adnizar.

“Semua sudah kami jelaskan kepada mereka ataupun perwakilan, supaya disampaikan kepada bos-bosnya. Tujuannya,  agar mendistribusikan melalui koperasi pasar,” jelasnya lagi.

Ditambahkan, Disperindakop PM ke depannya akan menindaklanjuti hasil rapat. Dengan begitu, sesuai dengan rencana, dijadwalkan minggu depan, semua akan ditindaklanjuti untuk melihat hasilnya seperti apa. “Sehingga apa  yang kita harap semuanya terlaksana,” pungkasnya. (mg2)