Ditanya Soal PAW, Junaidi Bungkam

by -

*Rina Tak Ngantor

PANGKALPINANG – Ancaman serius terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua anggota DPRD Babel, Junaidi Thalib dan Rina oleh Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Hidayat Arsani menjadi topik hangat di kalangan masyarakat maupun anggota DPRD Babel. Namun, dalam kondisi menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) para anggota dewan enggan berkomentar.

Bahkan, ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya sendiri belum mau berbicara terkait dua anggota dewan yang terancam PAW oleh Ketua DPD. “Saya belum bisa memberikan keterangan. Saya belum menerima surat,” cetus politikus PDIP Babel ini, kepada Radar Bangka, Selasa (24/5).

Sementara dalam beberapa hari terakhir anggota DPRD Babel, Rina sendiri tidak dapat ditemui di ruangan Fraksi, bahkan di  sejumlah kegiatan dewan. Berbeda dengan Junaidi, pada Senin (23/5) tampak melakukan aktifitas seperti biasa, Junaidi yang datang mengenakan pakaian kemeja putih ini terlihat sesekali bercakap-cakap dengan sesama anggota dewan lainnya. Namun saat ditanya terkait dirinya akan di PAW oleh ketua DPD I Golkar Hidayat Arsani, Junaidi hanya bisa menjawab singkat, “ Janganlah,”saat Radar Bangka mengkonfirmasi dirinya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPD I Golkar Babel, Hidayat Arsani menegaskan akan akan melakukan PAW untuk anggota Fraksi Golkar yang masih berkiblat pada Agung Laksono, sementara kubu Agung sendiri sudah tidak diakui lagi. Hal ini, dikatakan Hidayat, setelah ketua umum partai Golkar resmi dimenangkan oleh Setya Novanto, dan Golkar akan segera merapatkan barisan serta membasmi angota yang membelot.

“Hendra Apollo dan Marsidi ada mengirim surat kepada kita, kalau yang minta maaf kita maafkan, akan saya pertimbangkan. Rina dan Junaidi karena tidak sama sekali dalam waktu dekat akan kita PAW, kalau yang salah ngak ngaku salah ngak maulah, akan kita proses,” tegas Hidayat, pada Jumat (20/5) lalu. (cr1)