DKPPKB Beltim: Jangan Samakan Batuk Pilek Dengan Covid-19

by -
DKPPKB Beltim: Jangan Samakan Batuk Pilek Dengan Covid-19
Foto ilustrasi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim Yulhaidir meminta masyarakat tidak menyamakan batuk dan pilek dengan gejala Covid-19. Sebab batuk dan pilek yang dialami sebagian masyarakat dikarenakan perubahan cuaca.

“Batuk pilek yang menyangkut perubahan cuaca juga ada. Jangan sampai nanti menyalah artikan batuk pilek disamakan dengan Covid-19 terutama anak-anak,” ujar Yulhaidir saat dikonfirmasi Belitong Ekspres, Selasa (23/6).

Dikatakan Yulhaidir, beberapa pekan terakhir cuaca memang tidak menentu. Sehingga suhu tubuh juga dengan cepat berubah yang salah satunya ditandai batuk pilek. Selain itu, curah hujan yang tinggi perlu diwaspadai terutama penyakit musiman seperti demam berdarah (DB).

“Kalau bebrapa hari ini memang masuk musim hujan. Memang di beberapa titik masih jalan melakukan fogging untuk mengantisipasi DBD,” kata Yulhaidir.

Yulhaidir menyarankan agar orang tua yang memiliki anak lebih memperhatikan kesehatan lingkungan sekitar. “Harapan kami mohon ortu dan lansia juga menjaga kesehatan dengan istirahat teratur. Germas yang kita lakukan, pola makan dan gaya hidup,” sebutnya.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala deman, batuk dan pilek. “Kalau ada batuk pilek, silahkan lakukan pemeriksaan di faskes terdekat. Demam berdarah masih ada beberapa kasus dimasa Covid juga tetap kita pantau,” sebutnya. (msi)

Editor: Yudiansyah