banner 728x90

DKPPKB Beltim Pastikan Ada Obat Ranitidin

Life at ease with amazing nature| Leebong island

Penarikan Tunggu Koordinasi BPOM

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim, Muhammad Yulhaidir memastikan ketersediaan obat Ranitidin. Obat yang ada di DKPPKB diperuntukkan untuk Puskesmas dan Rumah Sakit.

Namun, pihak DKPPKB Beltim kata Yulhaidir akan segera berkoordinasi dengan BPOM Tanjungpandan terkait surat penarikan produk ranitidin yang terdeteksi cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA).

“Dinas kesehatan Beltim akan segera berkoordinasi, dan mendata ketersediaan ranitidin baik di gudang farmasi Kabupaten maupun obat yang sudah disalurkan ke Puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Senin (7/10) kemarin.

Yulhaidir memastikan bakal memanggil pengelola obat, khususnya pengelola obat program-program melalui bidang Farmasi. Hal itu untuk memeriksa ketersediaan obat ranitidin di Puskesmas maupun di gudang farmasi Dinkes untuk didata tentang pengelolaannya.

“Sehingga memang jika harus ditarik, kami akan menarik sesuai dengan mekanisme yang ada. Kami juga menunggu nanti surat dari Provinsi, sebagaimana nanti edaran dari Provinsi dalam keterkaitan dengan barang ini,” jelas Yulhaidir.

Selain itu, dia juga memastikan kebijakan dan arahan lebih lanjut dari Provinsi maupun BPOM terkait obat setara mana yang harus ditarik. Di samping itu, terkait pengadaan obat tahun 2020 jika harus diganti maka disiapkan ketersediaan pengganti.

“Ini supaya tidak ada ke was was informasi di masyarakat. Dan juga kami akan menyampaikan informasi selengkapnya melalui toko obat atau apotek yang ada di Wilayah Belitung Timur,” janji mantan Direktur RSUD Beltim ini. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply