DKPPKB Beltim Tunggu Hasil Uji 212 Sampel Swab Kontak Pasien Positif Covid-19

by -
DKPPKB Beltim Tunggu Hasil Uji 212 Sampel Swab Kontak Pasien Positif Covid-19
Ilustrasi Jawapos.com

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Sebanyak 212 sampel swab hasil tracking akhir pasien terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19, telah dikirim ke Laboratorium Biomedis Jakarta sejak, Kamis (30/7) pekan lalu. Pengujian sampel swab tenggorokan itu guna mengetahui apakah masyarakat kontak erat tersebut terjangkit virus tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Beltim, Supeni mengatakan 212 sampel swab itu diambil dari masyarakat yang kontak erat dengan enam pasien yang terkonfirmasi positif corona.

“Itukan hasil tracking dari 6 pasien yang terpapar kemarin, tujuannya untuk memastikan bahwa warga yang kontak erat dengan pasien, terpapar virus corona atau tidak,” ungkap Supeni kepada Belitong Ekspres, Ahad (2/8) kemarin.

Hingga saat ini kata Mak Pen sapaan akrab Supeni, pihaknya masih menunggu hasil uji swabnya. “Nanti, seperti biasa tetap diumumkan, masyarakat dak perlu resah lah, namun tetap mengkedepankan protokol kesehatan,” terang Mak Pen.

Lebih lanjut, Mak Pen mengatakan sampel swab ini terdiri sebagian besar dari masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif. Kontak erat supir travel dan pedagang mie ayam, kontak dengan anggota polres Beltim yang positif, serta pegawai toko buah di Kecamatab Manggar.

“Intinya masyarakat tetap mengikuti himbauan kami yang kemarin-kemarin, yaitu patuhi protokol kesehatan. Seperti gunakan masker, atau pelindung wajah, jaga jarak, cuci tangan, serta jangan berkerumun, guna terhindar dari virus corona dan memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pesan Mak Pen.

Sebelumnya, Sabtu 18 Juli 2020, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Manggar, THS (52) dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. THS diduga terpapar usai melakukan perjalanan dari luar daerah.

Kemudian, TGPPC Beltim langsung melakukan pengambilan dan pengiriman sampel swab terhadap kontak erat satu keluarga dengan THS, yaitu Istri dan dua anaknya. Sampel swab tersebut diuji di Lab RSUD Marsidi Judon. Pada Senin (20/7) keluarlah hasil sekeluarga dinyatakan terkonfirmasi positif corona.

Selanjutnya, dilakukan pengambilan sampel swab terhadap masyarakat yang diduga kontak erat dengan empat pasien itu. Hingga 82 diambil sampel swab, keluar hasil pada 24 Juli 2020 tiga orang terkonfirmasi positif corona. Yaitu RA (51) merupakan sopir travel yang mengantarkan THS dari Bandara Hanandjoeddin, SU (51) penjual mie ayam ceker yang merupakan istri RA, dan GI (37) salah satu perawat yang merawat pasien THS.

Lalu, pada tanggal 26 Juli 2020, kembali keluar hasil tiga orang terkonfirmasi positif corona. Yaitu LNY (22), pramuniaga toko buah, kontak saat melayani THS berbelanja. AL (25), juga pramuniaga toko buah, kontak saat melayani THS berbelanja, dan MRH (27), Anggota Polres Beltim, kontak dengan THS, saat THS melakukan pengaduan ke Polres Beltim.

Total dari 82 sampel swab hasil tracking dari keluarga THS tersebut didapatlah terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak enam orang. Sehingga jumlah pasien terkonfirmasi sebanyak 10 orang. Tiga orang dalam proses karantina kesehatan, tujuh orang lainnya dilakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing.

Kemudian, dari 6 pasien terbaru tersebut, dilakukan tracking dan pengambilan sampel swab terhadap orang yang diduga kontak erat. Pada kamis (30/7) sebanyak 212 sampel swab dikirim ke Laboratorium Pusat Jakarta. (dny)