DPD KNPI Sebut Gedung DPRD Belitung Tidak Layak Dijadikan Lokasi Bimtek

by -
Gedung DPRD Kabupaten Belitung
Gedung DPRD Kabupaten Belitung.

25 Anggota Dewan Ikuti OPT di UBB

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Ketua DPD KNPI Kabupaten Belitung M Hafrian Fajar menganggap Gedung DPRD Belitung tidak layak untuk dijadikan lokasi bimbingan teknis (bimtek).

Pernyataan itu ia lontarkan kepada Belitong Ekspres, saat mengetahui ketika gedung wakil rakyat yang megah di Jalan Anwar, Kelurahan Lesung Batang, dalam keadaan kosong.

“Jumat 28 Februari 2020 Gedung DPRD Kabupaten Belitung kosong tanpa anggota dewan seorangpun menurut informasi yang didapat bahwa anggota dewan Kabupaten Belitung sedang melaksanakan Orientasi Pendalam Tugas (OPT) di Universitas Bangka Belitung (UBB),” katanya melalui pesan whatsApp, kemarin.

Mengetahui kondisi ini M Hafrian Fajar  mempertanyakan apakah Gedung DPRD Kabupaten Belitung tidak memenuhi standart pelaksanaan untuk Orientasi Pendalam Tugas (OPT) para anggota dewan tersebut.

Lantas, pemuda yang biasa disapa Jarwo itu hanya bisa tertawa melihat kejadian itu. Katanya, seolah-olah DPRD Kabupaten Belitung tidak punya power karena tidak bisa mendatangkan pemateri atau narasumber ke Pulau Belitung dari Universitas Bangka Belitung  (UBB).

“Padahal pematerinya hanya 4 atau 5 orang bahkan mungkin tidak sampai segitu, ini malah terbalik, seluruh anggota DPRD kita yang berangkat ke Pangkalpinang mengosongkan kantor seperti rumah tak bertuan,” katanya.

Lebih lanjut menurutnya kegiatan tersebut cukup besar menyerap anggaran daerah jika dilakukan di Pangkalpinang. Bayangkan jika dilakukan di Belitung bisa menghemat biaya, memanfaatkan gedung yang megah.

“Kok saya jadi heran logika berfikirnya jungkir balik. Pasalnya, bukan hanya pemborosan anggaran, tetapi jika semua Anggota DPRD berangkat OPT siapa yang mengisi Rumah rakyat. Sedangkan jika ada hal mendesak yang memerlukan kehadiran anggota DPRD demi kebutuhan rakyat Belitung tidak ada yang mewakilkan, kantor kosong tanpa kedudukan,” paparnya.

Dikatakan dia lagi, hal ini sebetulnya sepeleh tapi jangan sampai ditertawakan orang lain. Sebab, aneh sekali 25 anggota DPRD yang berangkat ke Pangkalpinang mengosongkan rumah rakyat hanya untuk menemui segelintir pemateri. Kenapa tidak sebaliknya, mending segelintir orang pemberi materi yang didatangkan ke Belitung.

“Saya mengajak masyarakat berfikir positif  dalam menyikapi perihal ini, mungkin para anggota dewan ada urusan lain, tapi saya tegaskan kepada seluruh anggota dewan jangan pernah kosongkan rumah rakyat seperti saat ini,” tegas pemuda tersebut. (fg6)

Editor: Yudiansyah