DPRD Tak Hadir, DPD KNPI Kecewa

by -

*Acara Dialog dengan Pemuda Penting untuk Serap Aspirasi

MEMBALONG-Ketua KNPI Membalong Novi, mengaku sangat kecewa atas ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD Belitung Dapil Membalong yang diundang dalam acara Talk Show dan Road Show DPD KNPI Belitung, Sabtu, (28/3) , pekan lalu.  Kehadiran para wakil rakyat ini diharapkan memberikan khasanah sebagai  nara sumber bersama beberapa tokoh lainnya.
Informasi yang diterima Belitong Ekspres, DPD KNPI Belitung sudah melayangkan surat undangan kepada para anggota DPRD Dapil Membalong tersebut. Karena acara ini dinlai  sangat penting, maka DPD KNPI perlu menghadirkan para wakil rakyat ini dalam membangun generasi muda Belitung yang berkualitas.Selain itu, forum ini penting pula bagi anggota DPRD untuk menampung aspirasi pemuda-pemudi serta persoalan sosial kemasyarakatan di Membalong.
“Dan terus terang, kami sebenarnya sangat mengharapkan anggota legislatif Belitung bisa hadir dalam acara talk show ini. Namun, tidak ada yang bisa hadir satu orang pun,” ungkap Novi penuh kecewa di sela-sela acara, di Ruang  Serbaguna Kantor Camat Membalong, pekan lalu.
Novi meyakini, sejumlah anggota DPRD Belitung dapil Membalong itu sedang tidak ada agenda kunjungan kerja (kunker) keluar daerah. Karena itu, kata Novi, masih banyak hal yang sebenarnya ingin disampaikan dan diungkapkan dalam momentum dialog hari ini (pekan lalu,Red).
“Namun, gagasan dan aspirasi kami masih banyak yang belum kami ungkapkan. Padahal,inilah forumnya kita menyampaikan aspirasi kepada mereka selama masa kampanye mereka dulu,” tegasnya.
Novi mempertanyakan, janji-janji mereka para wakil rakyat ini saat melakukan kampanye politik di hadapan ratusan masyarakat sebelum terpilih dan dilantik menjadi wakil rakyat. “Yang pasti, hari ini (Sabtu 29/3 kemarin, red) kami sangat tidak puas, karena mereka (anggota DPRD Belitung Dapil Membalong,red) tidak bisa hadir sebagai pemateri,” kesal Novi.
Senada dengan itu, salah satu anggota KNPI Membalong Zul menyorot soal kucuran anggaran yang biasanya sering “dimainkan” oleh anggota DPRD Belitung. “Usulan anggaran banyak yang dicoret pada saat pembahasan anggaran. Dan Yang mencoret bukan Camat atau Kades, tapi mereka-mereka itulah anggota DPRD Belitung,” ujar Zul.
Ketua DPD KNPI Belitung Edi Usdianto, berjanji akan menjadwalkan kembali kehadiran sejumlah anggota DPRD Belitung Dapil Membalong dalam momentum selanjutnya, untuk menjaring aspirasi dengan masyarakat dan para pemuda di Kecamatan Membalong.
“Kami akan menjadwalkan kembali kehadiran mereka (anggota DPRD Belitung Dapil Membalong,red) dalam acara selanjutnya,” kata Edu sapaan akrab Sekertaris Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Belitung itu.
Edu mengatakan, apa yang sudah dihasilkan dalam diskusi hari ini akan disampaikan kepada pihak pemerintah terkait. “Yang perlu di komitmenkan adalah masalah pemuda. Sebab, Pemuda harus mampu menunjukkan sikap kreativitasnya dan tidak hanya sekadar menunggu bola, tapi harus menjemput bola” paparnya.
Sebab, kata Edu, jika pemuda sifatnya hanya menunggu saja. Maka, tujuan akan sulit untuk dicapai. “Mari kita tunjukkan sesuatu yang bermanfaat untuk kita. Terutama faktor lingkungan yang sangat berpengaruh besar konsekuensinya dalam sebuah pergaulan,” ajak Edu.
Karena itu, lanjut Edu, pemuda harus benar-benar mempunyai komitmen berbuat untuk daerah Belitung ini. Bukan menunggu apa yang akan pemerintah daerah berikan pada pemuda.  “Pemuda sebagai ujung tombak pembangunan harus menjadi tokoh pembaharuan di lingkungan sehari-hari,” katanya.
Edu berharap, pemuda yang ada di Kecamatan Membalong harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi. “Terutama dalam mendukung sektor andalan pemerintah dengan mengembangkan potensi-potensi yang ada di Membalong,” harapnya.
Sementara itu, lima anggota DPRD Dapil Membalong-Selat Nasik yang sempat diuandang  DPD KNPI yakni  Ansori, Hasbi, Wahyu Affandi, I Bagus Diarsa dan Syamsir.  Salah satu anggota DPRD yang berhasil dihubungi melalui telepon seluler, I Bagus Diarsa mengatakan, dirinya belum menerima undangan acara tersebut. Selain itu, dia sedang ada acara keluarga di Jambi.
“Saya tidak menerima undangan itu dan  tidak ada kontak (yang menghubungi,red) untuk acara tersebut. Undangan saya tidak terima,’’ ujar yang juga dari Partai Nasdem tersebut. (mg2)