DPRKP Beltim Datangkan Mobile IPA Untuk Suplay Air Bersih Pasca Bencana Banjir

by -
Mobil-IPA.....
Mobile IPA dari Kementerian cukup meringankan beban warga yang berdampak banjir untuk mendapatkan air bersih.

belitongekspres.co.id, GANTUNG – Air bersih dan air minum untuk saat ini sangat dibutuhkan oleh msayarakat yang bermukim di wilayah-wilayah yang terkena dampak pasca bencana banjir. Sebab, sumber-sumber air baku mengalami penurunan kualitas. Di beberapa tempat distribusi air mengalami gangguan, khususnya air yang disalurkan ke rumah-rumah penduduk melalui jaringan perpipaan.

Oleh karena itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) dan Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menyiapkan mobil tangki air dan Mobile Instalansi Pengolahan Air Minum/Bersih (IPA). WTP IPA Micro Hydraulic Mobile, dari Kementrian Pekerjaan Umum tersebut, untuk menyalurkan air bersih kepada warga masyarakat yang terkena dampak banjir, khususnya di kecamatan Gantung dan sekitarnya.

Kepala DPRKP Beltim, Mathur Noviansyah mengatakan, ketersediaan air minum menjadi salah satu masalah yang harus menjadi perhatian bersama. Bukan hanya karena terjadinya bencana tetapi juga menghadapi kemungkinan terjadinya musim kemarau panjang di masa mendatang. Oleh sebab itu, Kabupaten Beltim sengaja didatangkan, Mobile IPA untuk persedian air bersih.

“Mobil IPA ini digunakan untuk penyaluran air bersih kepemungkiman yang rumahnya terkena dampak banjir, khususnya Gantung dan sekitarnya, karena lokasi inilah yang teramat parah,” ungkap Mathur kepada Belitong Ekspes, Senin (24/7) kemarin.

Manthur melanjutkan, kedepan pemerintah dan masyarakat juga harus bahu membahu bersama-sama mengambil langkah-langkah yang penting untuk menjaga kelangsungan tersedianya air bersih dan air minum. Pemenuhan air baku mutunya harus secara ideal, baik dari segi penyediaan prasarana dan sarana maupun. Selain itu, juga dari segi pelaksanaan upaya perlindungan terhadap kelestarian sumber-sumber air baku yang ada di alam.

Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah bersama Bupati Beltim Yuslih Ihza dan Wabup Beltim Burhanudin serta Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo dan rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau Mobile IPA dan juga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gantung.

Direktur PDAM Beltim, M. Zubair mengatakan distribusi air bersih di Kecamatan Gantung sempat terhambat akibat banjir.  “Waktu banjir kemarin sempat terhambat karena adanya kebocoran. Akibatnya terjadi penurunan permukaan air baku PDAM hingga 2 meter dan kondisi air baku jadi keruh dan lumpurnya lebih pekat,” ujar M. Zubair.

Meski kondisi demikian, lanjut Zubair, air baku tetap didistribusi dengan kondisi tidak bisa dikonsumsi. “Waktu itu tetap kita distribusi tapi hanya bisa digunakan untuk mandi dan mencuci,” terangnya.

Namun kini setelah adanya bantuan dari kementerian, pihak PDAM sudah bisa mendistribusi air bersih ke warga masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah kini kita bisa menghasilkan air bersih 2,5 perdetik dan sehari bisa dihasilkan minimal 30 ton untuk distribusi ke wilayah yang berdampak banjir,” terangnya.

Sementara itu Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan pihaknya terus melakukan percepatan pemulihan air bersih milik PDAM agar warga tidak kesulitan air bersih.

“Bisalah air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama warga yang berdampak banjir. Kita sudah siapkan mobil tangki air dan siapkan tong penampungan air yang besar,” sebut Yuslih.

Usai melakukan peninjauan ke PDAM, Wagub Babel dan rombongan langsung menuju lokasi banjir (Perkampungan Nelayan) dan dapur umum di Balai Negeri samping Mesjid Al Makmur Gantung. (feb)