Dua Mantan DPRD Bakal Dieksekusi

by -

//Kasasi Ditolak MA

PANGKALPINANG –     Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, hari ini, Kamis, (14/1) bakal kembali melakukan eksekusi. Eksekusi dilakukan terhadap Dua mantan anggota DPRD Kota Pangkalpinang periode 1999-2004, Ki Mansur dan Abdul Mansur. Sama hal dengan koleganya terdahulu, kasasi keduanya ditolak oleh Mahkamah Agung. Dengan turunnya 2 putusan tersebut maka tuntas sudah drama kasasi yang memakan waktu kurang lebih 2 tahun dari 24 mantan Anggota DPRD kota Pangkalpinang.
“Insya Allah, Kamis (hari ini.red) eksekusinya. Petugas kita akan melaksanakanya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Samsudin.
Hanya saja menurut Samsudin, alangkah baiknya jika pihak terdakwa kooperatif. Seperti yang sudah ditunjukan oleh rekan-rekan terdakwa yang lainya yang mana sudah terlebih dahulu menjalani eksekusi.
“Kita berharap jalanya eksekusi lancar dan penuh kooperatif. Karena bagaimanapun putusan sudah inkrah. Kita selaku jaksa harus melakukan eksekusi,” ucapnya.
Hasil putusan menurut humas Pengadilan Tipikor kota Pangkalpinang Rahmat Sanjaya diterima pada 17 Desember 2015 lalu.  Inti putusan tersebut dua mantan dewan terhormat itu ditolak kasasinya oleh Mahkamah Agung.
Isi putusan tersebut tetap sama dengan rekan-rekanya yang lain. Berupa memperkuat putusan Pengadilan Negeri Pangkalpinang dan Pengadilan Tinggi Bangka Belitung dengan 4 tahun penjara serta denda Rp 200 juta.  Para terdakwa juga harus membayar uang pengganti senilai Rp 40 Juta apabila tidak membayar uang pengganti akan dikenakan hukuman penjara 1 bulan lamanya.
Dalam perkara ini para terdakwa terbukti menerima gratifikasi berupa tiga lembar cek dengan jumlah uang masing-masing senilai Rp 40 Juta.  Majelis hakim  menjerat para terdakwa dengan  UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 ke 1 KUHP.(tim)