Dua Ranperda Disahkan

MANGGAR – Dua dari tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) disetujui untuk disahkan menjadi Perda. Ranperda dimaksud adalah Ranperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Komunikasi dan Informatika. Sementara Ranperda tentang Ketertiban Umum, ditolak selurun fraksi maupun Panitia Khusus (Pansus).

Ketua Fraksi Pelangi Timur, Ardian memiliki pendapat atas persetujuan kedua Ranperda tersebut. Menurutnya, persetujuan terhadap Ranperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan didasari dengan amanat Undang-Undang Otonomi daerah (Otda) yang menyebut masalah perhubungan adalah urusan wajib yang harus dilaksanakan.

RajaBackLink.com

“Dalam Perda ini, kami membaginya ke dalam bidang perhubungan darat dan perhubungan laut,” kata Ardian, Senin (28/4) kemarin, usai Paripurna penetapan Raperda.

Untuk perhubungan darat, Ardian menilai lalu lintas darat sangat penting dilakukan penataan dan pengelolaan yang maksimal. Hal ini dikarenakan perhubungan darat memiliki beberapa komponen yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan.

Baca Juga:  Mesin Penyulingan Air Bersih Pulau Bukulimau Rusak

“Ada beberapa komponen yang harus kita pikirkan kenyamanan dan keamanannya. Yaitu, pengendara, kendaraan, jalan dan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, dari faktor yang disebutkan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan harus bersikap tegas jika mengetahui dan melihat kendaraan melintas yang melebihi kapasitas daya tampung kendaraan.

“Seperti misalnya mobil pengangkut sawit yang masuk dari Desa Buding seringkali melampaui volume dari kendaraan truk tersebut,” sebut Ardian.

Ia berharap, pengesahan Perda Penyelenggaraan Perhubungan akan disertai tindak lanjut yang bisa memberikan rasa aman kepada pengguna jalan. Terutama mencegah kerusakan jalan seperti lubang dan bergelombang yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

“Jangan sampai jalan menjadi rusak dan berlubang. Apalagi jalan dari Buding sampai Kecamatan Damar, umur jalan sudah lebih dari 20 tahun,” ucapnya.

Dalam hal penataan perhubungan laut, Ardian berharap tersedianya data valid lalu lintas kapal barang yang bongkar muat di pelabuhan. Dinas Perhubungan pun diminta tidak lagi ragu menjalankan tugas dengan berpedoman pada Peraturan Daerah.

Baca Juga:  Tim Verifikasi Penghargaan Pembangunan Daerah Lakukan Penilaian di Beltim

“Kita berharap ada data valid lalu lintas kapal yang mengangkut dan berlabuh khusus di Beltim. Misalnya, apakah kapal tersebut memang mempunyai izin yang masih berlaku, dari mana asalnya dan tujuan kemana serta barang yang diangkut apa serta berbendera apa kapal tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Beltim, Basuri T Purnama mengakui pandangan dan pemikiran yang disampaikan sangat membantu dan mendorong proses yang lebih baik. Mengingat proses yang relatif panjang dalam merumuskan dan menyempurnakan. Bupati mengatakan semua dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam kesinambungan proses pembangunan di Beltim.

“Pengesahan dua Ranperda ini sangat penting artinya untuk memenuhi kebutuhan akan produk hukum. Sebagai instrumen yang jelas mengikat agar segala sesuatu yang dilakukan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dapat di pertanggungjawabkan,” harap Basuri. (feb)

Rate this article!
Dua Ranperda Disahkan,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: